Meningkatkan Mutu Pendidikan Ini tidak Cukup dengan Kecerdasan Intelektual , tetapi Harus Dengan Hati

Tambolaka – Teriakanrakyat.news, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Fransiskus M. Adi Lalo,S.Sos Mengatakan bahwa ia baru satu bulan aktif di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setelah saya di lantik, dan saat ini baru sampai pada tahapan pertemuan evaluasi, yang jelas kedepannya ada upaya-upaya untuk menerapkan delapan (8) Standar sistem Pendidikan Nasional , Dinas Pendidikan dan Kebudayaan adalah Tempat yang banyak mengelola,program, Kegiatan untuk mencerdaskan dan Keuangan merupakan faktor pendukung yang sangat besar , baik di sekolah maupun saat ada di lapangan
Saya Berharap agar jangan ada orang yang membisniskan Lembaga ini untuk memperoleh keuntungan secara Pribadi bahkan secara Kelompok , karena Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini adalah tempat yang subur , yang banyak mengelola Kegiatan dan program, serta banyak Keuangan yang di kelola , Imbuhnya
Hal ini di Sampaikan oleh, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Fransiskus Adi Lalo, saat Media Konfirmasi di kediamannya di Desa Rada Mata, Kecamatan Kota Tambolaka, Rabu (27/1/22)
Lanjutnya, Kita Mengelola Lembaga pendidikan ini, tidak cukup hanya kecerdasan intelektual saja tetapi Kita Layani harus pakai Hati, semua harus sadar bahwa, Ketika di tempatkan harus bekerja secara loyal dan profesional,sesuai tugasnya,katanya
Dirinya dengan Pengawas sudah lakukan pertemuan, ada enam belas pengawas yang belum memiliki Motor Dinas, bahkan setiap Pengawas mengkoordinir delapan (8) sampai sepuluh(10) sekolah di kecamatan yang berbeda dan mereka belum di Fasilitasi dengan Kendaraan Operasional, hal itulah yang menjadi hambatan mutu pendidikan, itu Kondisi yang terjadi ,Imbuhnya

Dan sekarang ini anggaran di Pemda masih sangat terbatas, sangat sedikit dan Saya berharap kedepannya ,Fom Anggaran Kita dorong agar bisa mem fasiltasi untuk tenaga pengawas
Ia juga Mengatakan, Kita tidak boleh hanya orientasi pada pembangunan Fisiknya saja, tetapi Mutu atau Kuliatas Pendidikan yang Kita harus kejar , oke lah kita mau membangun gedung yang besar kita mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan dari sana bermilyar , tetapi kualitas pendidikan kita jika tidak di perhatikan tidak di pacu, tidak ada perubahan, maka kita tetap hanya berjalan di tempat, Kita menggerakkan pendidikan ini agar ada hasil nyata dalam menarik Gerbong pendidikan itu menuju pada tujuan yang Kita harapkan , sesuai tujuh program unggulan strategis pemerintah daerah salah satunya Desa Pintar dan cerdas, tegas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,yang akrab disapa Bapak Guntur
Kita harus Fokus bagaimana menata serta meningkatkan mutu pendidikan, setelah itu Kita Fokus pada pembangunan Fisik yang megah, itu baru benar , ujarnya
Sehingga menurut saya , Dinas ini besar dan Pengelolaan keuangan nya cukup besar, maka bisa mempengaruhi orang untuk membisniskan pendidikan, kerena disitu merupakan ladang yang subur bisa mendapatkan keuntungan secara Pribadi bahkan secara kelompok, kalau ini terus di biarkan, maka dunia pendidikan di Kabupaten Sumba Barat Daya hanya berjalan Stagnan atau berjalan di tempat, tegas Ady Lalo
Lanjutnya, menjadi pemimpin tidak cukup hanya kecerdasan intelektual, tetapi Kita Bekerja pakai hati nurani Kita, Ungkapnya
Semuanya harus sadar bahwa ketika di tempatkan dibidang pendidikan , pada saat itulah di tuntut secara moral untuk memperbaiki sistem kerja , dia punya tanggung jawab moral terhadap Tuhan dan terhadap Negara ini serta Daerah, terhadap Dinas pendidikan bahkan kepada anak-anak atau generasi Penerus bangsa , Tegasnya
Kita hidup ini tidak terasa, umur kabupaten SBD sekarang sudah empat belas tahun, tetapi hanya begini-begini terus tidak ada perubahan, dan gebrakan atau Kebijakan yang di tempuh oleh Bupati sekarang sudah semakin baik menurut saya, jika seseorang di tempatkan disatu bidang ia harus menjiwai dan harus punya tanggung jawab moral disitu, sehingga Kita menjadi pemimpin harus merubah pola kerja, berpikir Inovasi, kreatif, untuk membangun Daerah sesuai tugas yang dipercayakan oleh Tuhan dan Negara, ungkap nya, marilah Kita Bekerja sama,antara dinas dengan Sekolah, kepala sekolah dengan Guru-guru, warga Masyarakat sebagai orang tua murid untuk mencapai tujuan, kita berpedoman pada manajemen pendidikan, harus menempuh beberapa hal, ada perencanaan, Organisation, Controling atau Pengawasan, dan Evaluasi, Tutupnya . ( Wily, Moses/Red/TR)
Editor : WM













Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.