Arsip Kategori: Tidak Dikategorikan

Meningkatkan Mutu Pendidikan Ini tidak Cukup dengan Kecerdasan Intelektual , tetapi Harus Dengan Hati

Tambolaka – Teriakanrakyat.news, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Fransiskus M. Adi Lalo,S.Sos Mengatakan bahwa ia baru satu bulan aktif di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setelah saya di lantik, dan saat ini baru sampai pada tahapan pertemuan evaluasi, yang jelas kedepannya ada upaya-upaya untuk menerapkan delapan (8) Standar sistem Pendidikan Nasional , Dinas Pendidikan dan Kebudayaan adalah Tempat yang banyak mengelola,program, Kegiatan untuk mencerdaskan dan Keuangan  merupakan faktor pendukung yang sangat besar , baik di sekolah maupun saat ada di lapangan

Saya Berharap agar jangan ada orang yang membisniskan Lembaga ini untuk memperoleh keuntungan secara Pribadi bahkan secara Kelompok , karena Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini adalah  tempat yang subur , yang banyak mengelola Kegiatan dan program, serta banyak  Keuangan yang di kelola , Imbuhnya

Hal ini di Sampaikan oleh, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Fransiskus Adi Lalo, saat Media Konfirmasi di kediamannya di Desa Rada Mata, Kecamatan Kota Tambolaka, Rabu (27/1/22)

Lanjutnya,  Kita Mengelola Lembaga pendidikan ini,  tidak cukup hanya kecerdasan intelektual saja tetapi  Kita Layani harus pakai Hati, semua harus sadar bahwa,  Ketika di tempatkan  harus bekerja secara loyal dan profesional,sesuai tugasnya,katanya

Dirinya dengan Pengawas sudah lakukan pertemuan,  ada enam belas pengawas yang belum memiliki Motor Dinas, bahkan setiap Pengawas  mengkoordinir delapan (8) sampai sepuluh(10) sekolah di kecamatan yang berbeda dan mereka belum di Fasilitasi dengan Kendaraan Operasional, hal itulah yang menjadi hambatan mutu pendidikan, itu Kondisi yang terjadi ,Imbuhnya

Dan sekarang ini anggaran di Pemda masih sangat terbatas, sangat sedikit dan Saya berharap kedepannya ,Fom Anggaran Kita dorong agar bisa mem fasiltasi untuk tenaga pengawas

Ia juga Mengatakan, Kita tidak boleh hanya orientasi pada pembangunan Fisiknya saja, tetapi Mutu atau  Kuliatas Pendidikan yang Kita harus kejar , oke lah kita mau membangun gedung yang besar kita mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan dari sana bermilyar , tetapi kualitas pendidikan kita jika tidak di perhatikan tidak di pacu, tidak ada perubahan, maka kita tetap hanya berjalan di tempat,  Kita menggerakkan pendidikan ini agar ada hasil nyata dalam menarik Gerbong pendidikan itu menuju pada tujuan yang Kita harapkan , sesuai tujuh program unggulan strategis pemerintah daerah salah satunya Desa Pintar dan cerdas, tegas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,yang akrab disapa Bapak Guntur

Kita harus Fokus bagaimana menata serta meningkatkan mutu pendidikan, setelah itu Kita Fokus pada pembangunan Fisik yang megah,  itu baru benar , ujarnya

Sehingga menurut saya , Dinas ini besar dan Pengelolaan keuangan nya cukup besar, maka bisa mempengaruhi orang untuk membisniskan pendidikan, kerena disitu merupakan ladang yang subur bisa mendapatkan keuntungan secara Pribadi bahkan secara kelompok, kalau ini terus di biarkan, maka dunia pendidikan di Kabupaten Sumba Barat Daya hanya berjalan Stagnan atau berjalan di tempat, tegas Ady Lalo

Lanjutnya,  menjadi pemimpin tidak cukup hanya kecerdasan  intelektual, tetapi Kita Bekerja pakai hati nurani Kita, Ungkapnya

Semuanya harus sadar bahwa ketika di tempatkan dibidang pendidikan , pada saat itulah di tuntut secara moral untuk memperbaiki sistem kerja , dia punya tanggung jawab moral terhadap Tuhan dan terhadap Negara ini serta Daerah, terhadap Dinas pendidikan bahkan kepada anak-anak atau generasi Penerus bangsa , Tegasnya

Kita hidup ini tidak terasa, umur kabupaten SBD sekarang sudah empat belas tahun, tetapi hanya begini-begini terus tidak ada perubahan, dan gebrakan atau Kebijakan yang di tempuh oleh Bupati sekarang sudah semakin baik menurut saya,  jika seseorang di tempatkan disatu bidang ia harus menjiwai dan harus punya tanggung jawab moral disitu, sehingga Kita menjadi pemimpin harus merubah pola kerja, berpikir Inovasi, kreatif, untuk membangun Daerah sesuai tugas yang dipercayakan oleh Tuhan dan Negara, ungkap nya, marilah Kita Bekerja sama,antara dinas dengan Sekolah, kepala sekolah dengan Guru-guru, warga Masyarakat sebagai orang tua murid untuk mencapai tujuan, kita berpedoman pada manajemen pendidikan, harus menempuh beberapa hal, ada perencanaan, Organisation, Controling atau Pengawasan, dan Evaluasi, Tutupnya  .                        ( Wily, Moses/Red/TR)

Editor : WM

Kurangnya Keterbuaan Antar Ketua Kelompok Dengan Anggota

Berbicara kelangkaan pupuk yang sering terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Anggota DPRD Kabupaten Sumba barat Daya  Carolina Louro angkat bicara.

Baginya, kelangkaan pupuk ini juga sering dipermainkan oleh sebagian kelompok tani (Poktan).

Untuk itu, Poktan diharapkan untuk saling terbuka antar anggota dan Ketua Kelompok mengenai harga pupuk. Harga jual pupuk sebaiknya disesuaikan dengan HET dan berdasarkan edaran SK Bupati SBD.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya,  Carolina Louro, Jumat (27/1/22) kediamannya Desa Rada Mata, Kecamatan kota Tambolaka.

“ Berbicara tentang pupuk, kadangkala kelompok tani juga tidak saling terbuka soal harga pupuk,hingga harapan kami, antar anggota kelompok saling komunikasi yang baik, agar pupuk tersebut secara merata dirasakan oleh anggota kelompok ” kata Louro.

Kata Louro lanjut, sejatinya setiap Poktan terdiri dari 20 orang anggota , untuk memperoleh pupuk organic setiap kelompok diberikan harga /perkarung Rp.120.000.

Namun, yang terjadi setelah pupuk sampai ditempat kelompok tani,kadang terjadi kesalah pahaman antar anggota dengan ketua kelompok

Untuk itu, dirinya meminta agar ada perubahan dalam pendistribusian pupuk agar sesama petani saling berbagi agar secara merata , dirasa oleh anggota dalam kelompok tersebut ,tegasnya

Selain, itu setiap anggota Poktan dapat terlayani secara merata ,dan tidak boleh ada perbedaan harga satu dengan yang lain, Imbuhnya

Selain itu, anggota Komisi B ini, saat ini juga ada beberapa kelompok tenun ibu ibu  yang terbentuk, ada belasan kelompok yang mendapat bantuan benang tenun,lewat pokir DPRD

Benang tenun ini untuk meningkatkan ekonomi keluarga, apabila serius mengerjakan dapat juga digunakan untuk menyekolahkan anak- anak Mereka

Kata Dia, pantauan saya saat reses di lapangan, terdapat sejumlah koperasi yang bangkrut dengan alasan bervariasi.

“Anggota kurang aktif, sudah keluar dari  Anggota, macet karena pinjaman tidak dikembalikan, pinjaman mati ditangan anggota,”

Untuk menjawab aneka masalah ini harus dilakukan pembenahan manajerialnya serta selalu melibatkan anggota koperasi dalam berbagai pelatihan.

(Moses/Wily/RED/TR).

Editor : WM

Kepala Puskesmas Rada Mata: Kami Masih Kekurangan,Vaksin, Logistik berupa,Spoit dan Kapas alas Alkohol

Tambolaka-Kota – Kepala Puskesmas Rada Mata ,Karolina Rambu Fuji, SST, IaMengatakan bahwa terkait dengan Vaksinasi adalah Kegiatan yang bagus, kerena kegiatan tersebut adalah Kegiatan secara Nasional bahkan Internasional melaksanakan Vaksinasi secara Massal yang wajib di lakukan, Masyarakat Sumba sekarang ini sudah sangat optimis serta antusias terkait Vaksinasi, tetapi yang menjadi kendala sekarang ini adalah ketersediaan Logistik dan Vaksin,sedangkan untuk terkait dengan Tenaga medis kami siap, Kata Kepala Puskesmas Rada mata, dan ketika ketersediaan vaksin dan logistik banyak,ia juga mengatakan bahwa jika stok Vaksin dan logistik banyak tentunya kami selalu turun di Desa-desa istilahnya kami menjemput bola,jika kami menunggu di Puskesmas hanya satu dua orang yang datang karena berbagai alasan mereka, ujarnya

Hal ini di Sampaikan oleh Karolina Rambu Fuji, saat Media konfirmasi di Kediamannya, jalan Kata Paroro, Kamis ( 27/1/22) Pukul 17.06 Wita

Lanjut Dia, ternyata ketika melaksanakan Vaksinasi di Desa-desa, banyak lanjut usia (Lansia) yang kami jumpai, sehingga selama ini kami tidak menunggu di tempat tetapi kami giat terus bersama polri, TNI dalam hal ini babinsa serta kami Tim Medis, katanya. Selain lansia terkadang kami mendapati warga yang hadir hanya sedikit, karena mereka lebih sibuk di kebun atau kegiatan lainnya,hingga hal itu lah kadang yang menjadi kendala, kuota sedikit ,namun ada di beberapa Desa kami jumpai warga sangat banyak yang datang, mereka berpikir bahwa kehadiran Tim Covid -19 disana sudah sangat membantu mereka dari segi pengeluaran biaya transportasi karena sudah dekat dengan rumah mereka, Imbuhnya

Ungkap lanjut , Karolina Rambu Fuji, saat ini Se-kabupaten Sumba Barat Daya di dua kecamatan kota dan Kecamatan Laura sudah lebih banyak sasaran yang telah vaksin baik tahap pertama maupun tahap kedua , hanya yang menjadi kendala saat ini adalah Kekurangan Logistik berupa,Vaksin, spoit dan kapas alas alkohol ,tetapi ada beberapa Kabupaten yang Vaksinnya banyak bahkan sampai kadaluarsa ,dan kadang kami juga dapat realokasi dari kabupaten lainnya, dan tidak pernah tersisa tetap kami habiskan yang walaupun terkadang waktu kadaluarsa semakin mepet tetapi kami tetap kami usahakan mencari sasaran untuk digunakan sebelum kadaluarsa,dan bahkan kerjasama kami antara, TNI, Polri dan Kades bersama Perangkat Desa sangat baik,bersinergi yang sangat bagus, Katanya

Terus terkait dengan Varian Baru Omicron, khusus di Sumba Barat Daya belum ada yang terkonfirmasi masih nol persen, dan sebelum itu selalu melakukan pencegahan lewat Lima (5) M untuk Covid-19 dan Tiga(3) M untuk DBD, Tutupnya

Tim Covid-19 , Polri dari Polres dan Polsek Kodi Utara Kegiatan Vaksinasi Di Desa Bila Cenge – Kecamatan Kodi Utara-SBD

Tambolaka – Kodi Utara – Tim covid-19, Medis Bersama Polres dan polsek Kodi Utara, Giat terus Melaksanakan Vaksinasi dari Desa Ke Desa, kemarin Desa Hameli Ate, dan Hari ini di Desa Bila Cenge Kecamatan Kodi Utara Kabupaten Sumba Barat Daya Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).Yang turut hadir dalam Kegiatan Vaksinasi tersebut, dari Polres, Kasat Shabara, Lambertus Purnama, Awong Mantan Kapolsek Kodi Utara, sedangkan dari Polsek Kodi Utara, Kapolsek Ipda Viktor Hendra Nana, SH, bersama Kanit Intel polsek Kodi Utara, Bersama Anggota polsek, Dokter Jeyner bersama Tim medis Puskesmas Bila Cenge lainnya ,dan Perangkat Desa Bila Cenge

Hal ini disampaikan oleh Tim Medis Trisno, Puskesmas Bila Cenge, Saat media konfirmasi,di aula kantor Desa Bila Cenge, Kamis ( 27/1/22) pukul 12.48 Wita

Lanjut Trisno, kami hari ini tidak pasang target tetapi kami siap melayani semua Masyarakat yang datang untuk Vaksin , Jenis vaksin yang di gunakan untuk Vaksinasi hari adalah Astra seneca, dan Jumlah angka total yang di Vaksin hari ini masi dalam perekapan, Ujarnya

Sementara Seorang Warga, Mibo Bela, ia hendak menjalani Vaksin kedua, membawa surat vaksin Jenis Sinovac, belum di layani karena hanya Jenis Astra Sinecca yang ada tadi hingga tidak di vaksin

Sementara itu Pantau Media masih ada Warga yang berdatangan pada jam 12.46 untuk mau dilayani Vaksinasi tetapi setelah di lihat surat Vaksin mereka menggunakan jenis vaksin Sinovac, hingga mereka diarahkan untuk kembali sambil menunggu nanti jenis Sinovac

” Sumba Barat dan Sumba Barat Daya Kehilangan Seorang Tokoh pejuang Pendidikan ,Karena Kini Telah Pergi “

Tambolaka -Teriakanrakyat.news- Seorang Pejuang Pendidikan, Kini tinggal Kenangan buat semua keluarga besar  Kampung Tambera,serta semua Keluarga besar, kenalan, Sahabat ia telah kembali kepangkuan sang Pemilik kehidupan selama -lamanya, ia berpulang pada hari
Jumat, (21 Januari 2022 ) , Jumat adalah hari kelabu bagi langit Webangga, Kampung tua Tambera sesaat sepi senyap lantas jadi riuh penuh ratapan. Tambera menangis lantaran kehilangan sosok penting, figur karismatis, tokoh sentral.
Guru NIKO demikian biasa beliau disapa, berpulang dalam Damai dan tenang menghadap Sang Penciptanya.
Satu tiang penyangga dari pusaran paling dalam Ritual mistis magis “Poddu” bagai rebah dihadapan Ina-Ama para Leluhur Agung


Segenap Anak Suku ANAWARA bagai bisu terdiam kaku, bagaimana tidak ? Seorang Putra terbaik mereka telah pergi utk selamanya,kini hanya tinggalkan kenangan Indah dan nama yang baik

Hal ini di sampaikan oleh Pelipus Fernandes, kepada Media lewat Via Whatsappnya, Rabu (26/1/22) ,

Lanjut Pelipus Fernandes, Keluarga nya, Pada hari ini Rabu ia dikebumikan ditanah kelahirannya Kampung Tambera Sumba Barat ,alamat Rumah Alm, beranda di Sumba Barat Daya, tetapi kampung halaman tempat kelahiran di Sumba Barat

Pada Masa Hidupnya beliau banyak terjun dan terlibat dalam berbagai macam kegiatan dan berada di lembaga, Bahkan seluruh Warga yang dekat dengan nya

Bahkan Semua Keluarganya, Mengenang Almarhum Niko Dunga, sebagai :  Seorang Guru,tokoh adat, seorang Pencinta budaya, seorang aktivis sosial dan politik, seorang juru bicara adat dan budaya ,seorang seniman, seorang pencinta olah raga khususnya sepak bola,seorang Reporter olah raga pada jamannya

Seorang MC kawakan pd jamannya.
Beliau juga dikenal sebagai sosok kontroversial :
beliau punya banyak daya tapi tetap sederhana dan jujur ikhlas. beliau seorang beriman yg militan biar jarang mengunjungi gereja. beliau mendukung tuntas pelaksanaan Ritual-ritual Agung dari para Leluhurnya, tapi dia bukan pelakunya, beliau anak mas Misionaris Katolik, sebagai generasi muda pertama yg mengenal KRISTUS, menjadi penganut Katolik yg setia

Dalam Keluarga intinya beliau dikenal ,selalu memberi, senang menolong, Senang berdiskusi serius dan reflektif, selalu menjaga dan membangun relasi dengan semua orang tanpa memandang muka, secara bersahabat

Keluarga besar Mendoakan Alm. Niko Dunga,
Bukanlah kebetulan engkau berpulang di hari keramat Jumat yg Agung. Itulah juga hari WafatNya Sang Guru Ilahi. Luar biasa…! Bapa Sorgawi adalah Bapa Mahapengasih.Ungkap keluarganya


Tangis haru keluarganya lewat DOA mereka, Sekalipun salah dan dosamu merah seperti kirmizi, Bapa atas langit dan bumi ,Dalam Nama Tuhan, Bila Ia berkenan membersihkanmu sehingga menjadi putih seperti salju,hingga berada di Alam Baka tempat para Kudus,
Selamat jalan Kakek, Suami, Ayah, Kakak, Adik, Saudara, Guru dan Sahabat, Ungkap Pelipus Fernandes , ( Moses Bokol /TR )

Editor : WM

Tautan

Mantan kepala BKD kabupaten Sumba Barat Daya , Yohanes Geli, mengatakan bahwa,”… Pemimpin yg menakodai kabupaten Sumba barat daya 2024 nanti, adalah Sosok pemimpin yg mampu mempersatukan Anak Domba yg tercerai berai karena kepentingan kelompok”,.

Yohanes Geli mengatakan bahwa,"Pemimpin yang Menahkodai SBD ke depan,di tahun 2024, adalah Sosok pemimpin yang mampu mempersatukan Domba yg tercerai berai karena kepentingan kelompok."

Hal ini disampaikan kepada Media  saat isi angin otonya,di kios bapa Lukas Toda,jalan kolping desa Payola Umbu kecamatan Laura Kabupaten Sumba barat daya, Rabu (5/1/22)

Mengatakan bahwa Dirinya tidak ada kepentingan nya, hanya prihatin kabupaten Sumba barat daya yg barusan terbentuk,pada akhirnya tercerai-berai karena kepentinga kelompok.dan utk menjaga keseimbangan nya,sudah saatnya, masyarakat Laura angkat bicara,demi keseimbangan antara tiga batu tunggu yg di bangun komitmen bersama dalam pondasi kebersamaa antara Masyarakat kodi, Masyarakat weejewa dan Masyarakat Laura,di tuangkan dalam slogan pada weemalala dan loda waimaringi.ini yg didengar para leluhur di bumi marapu tanah terjanji.tutur Jhon Geli.

Lanjut mantan sekwan DPRD kabupaten Sumba barat daya, untuk sementara kami masyarakat Laura hanya diam saja, tetapi jangan dilihat karena diam,tetapi akan membuahkan 1001 konsep yang tertuang dalam aspirasi masyarakat Laura,akan angkat bicara’, jangan juga Masyarakat laura Sebagai kuda beban.
Tegas Geli, dalam waktu dekat ini,akan mengundang semua tokoh masyarakat,toko Adat,toko suku,toko Pemuda,toko perempuan, akan duduk bersama di tikar adat masyarakat Laura,utk menyatukan kesepakatan bersama,kalau Boleh, masyarakat Laura angkat bicara’,angkat hati,angkat sejarah,angkat kesepakatan menjadi kuda hitam dalam perhelatan politik pemelihan kepala daerah, wakil Kepala kabupaten Sumba barat daya kedepan.
Lanjut Geli,kalau berbicara jujur, kedepannya sekitar 15 tahun akan hidup merana Domba Domba yg tercerai berai,akibat kepentingan kelompok, bukan kepentingan masyarakat umum Sumba barat daya.


Berdasarkan realita yg berkembang,dan fakta akan berbicara, sementara’ waktu kami Masyarakat Laura,tiada kader yg tersebar di berbagai Kantor, Dinas, badan dan proses pelapisan kader,terpangkas, perkembangan tumbuh dan merana,hanya dihibur dengan Fasilitator   desa’,ya mau bilang apa, bukan tulisan tangan sang pemahat dan pengukir,tetapi ini utamakan kepentingan kelompok,dari kepentingan umum,kasian Domba Domba yg tercerai berai Tampa akhirnya, pungkas Jhon Geli.* (Moses*Red/TR)

Tautan

Rabu, 5 /01/22

Fabianus Mone Pati, SE, adalah Figur yang tidak diragukan lagi dalam pergerakan memperjuangkan aspirasi Masyarakat, Saat ini Ia masih aktif sebagai pemburu berita,dalam media online Suara Indonesia, Ia selalu memperjuangkan hak –hak Rakyat Miskin, lewat media suara Indonesia sebagai Kepala Biro Sumba Barat Daya,selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat lewat media online dalam pemberitaan dan saat ini Ia mencalonkan diri sebagai bakal calon DPRD Kabupaten – SBD ,dari Partai Golkar selama dan sepanjang Ia memantau Kebutuhan Masyarakat masih banyak aspirasi masyarakat yang belum di jawab oleh Program, hingga saat ini Ia maju bertarung dalam Dunia politik karena mengingat Nasib masyarakat

Hal ini di Sampaikan oleh Fabianus Mone Pati, SE kepada Media ini, Selasa (4/1/22) pukul 01.15 wita

Fabianus Mone Pati, Ia selalu Prihatin pada warga Miskin, Ia mau mencalonkan diri sebagai bakal calon DPRD Kabupaten- SBD ,untuk memperjuangkan hak-hak Orang miskin dan tidak berdaya, agar Ia bisa secara langsung mengawasi seluruh program pemerintah baik di tingkat Kabupaten maupun tingkat Desa, dan saya selalu mengatakan kepada warga agar selalu melihat figur yang bisa memperjuangkan nasib mereka,ungkap Mone Pati (WM/Red)

Tautan

Rabu, 5 /01/22

Fabianus Mone Pati, SE, adalah Figur yang tidak diragukan lagi dalam pergerakan memperjuangkan aspirasi Masyarakat, Saat ini Ia masih aktif sebagai pemburu berita,dalam media online Suara Indonesia, Ia selalu memperjuangkan hak –hak Rakyat Miskin, lewat media suara Indonesia sebagai Kepala Biro Sumba Barat Daya,selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat lewat media online dalam pemberitaan dan saat ini Ia mencalonkan diri sebagai bakal calon DPRD Kabupaten – SBD ,dari Partai Golkar selama dan sepanjang Ia memantau Kebutuhan Masyarakat masih banyak aspirasi masyarakat yang belum di jawab oleh Program, hingga saat ini Ia maju bertarung dalam Dunia politik karena mengingat Nasib masyarakat

Hal ini di Sampaikan oleh Fabianus Mone Pati, SE kepada Media ini, Selasa (4/1/22) pukul 01.15 wita

Fabianus Mone Pati, Ia selalu Prihatin pada warga Miskin, Ia mau mencalonkan diri sebagai bakal calon DPRD Kabupaten- SBD ,untuk memperjuangkan hak-hak Orang miskin dan tidak berdaya, agar Ia bisa secara langsung mengawasi seluruh program pemerintah baik di tingkat Kabupaten maupun tingkat Desa, dan saya selalu mengatakan kepada warga agar selalu melihat figur yang bisa memperjuangkan nasib mereka,ungkap Mone Pati (WM/Red)

Tautan

Fabianus Mone Pati, SE, adalah Figur yang tidak diragukan lagi dalam pergerakan memperjuangkan aspirasi Masyarakat, Saat ini Ia masih aktif sebagai pemburu berita,dalam media online Suara Indonesia, Ia selalu memperjuangkan hak –hak Rakyat Miskin, lewat media suara Indonesia sebagai Kepala Biro Sumba Barat Daya,selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat lewat media online dalam pemberitaan dan saat ini Ia mencalonkan diri sebagai bakal calon DPRD Kabupaten – SBD ,dari Partai Golkar selama dan sepanjang Ia memantau Kebutuhan Masyarakat masih banyak aspirasi masyarakat yang belum di jawab oleh Program, hingga saat ini Ia maju bertarung dalam Dunia politik karena mengingat Nasib masyarakat

Hal ini di Sampaikan oleh Fabianus Mone Pati, SE kepada Media ini, Selasa (4/1/22) pukul 01.15 wita

Fabianus Mone Pati, Ia selalu Prihatin pada warga Miskin, Ia mau mencalonkan diri sebagai bakal calon DPRD Kabupaten- SBD ,untuk memperjuangkan hak-hak Orang miskin dan tidak berdaya, agar Ia bisa secara langsung mengawasi seluruh program pemerintah baik di tingkat Kabupaten maupun tingkat Desa, dan saya selalu mengatakan kepada warga agar selalu melihat figur yang bisa memperjuangkan nasib mereka,ungkap Mone Pati (WM/Red)

Tautan

Tautan

Tambolaka -Teriakanrakyatonline.news- Ketua Tim Inisiator Kabupaten Sumba Barat Daya ,Jhon Tende, SH, Ketua Panitia Pelaksana Samsi Pua Golo, ST, Octavianus Ghunu, berupaya menemui Wakil Bupati Sumba Timur David Melo Wadu Guna untuk Koordinasi tentang Diskusi publik dan Deklarasi DOB Propinsi sumba, yang Rencananya akan di selenggrakan pada bulan April mendatang pada Tahun 2022

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Tim Inisiator Kabupaten Sumba Barat Daya, Jhon Tende, SH, lewat WA Grup Panitia Pelaksana Diskusi dan Deklarasi, Senin (27/12/21)

Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si yang ditemui Tim Inisiator Pemekaran Provinsi Sumba Wilayah Kab.Sumba Barat Daya bersama Ketua Pelaksana Diskusi Publik, Haji Samsi Pua Golo,ST di rumah jabatannya, mengatakan bahwa Pemda patut memberikan apresiasi atas perjuangan Tim Inisiator dalam membangun komitmen kuat untuk terus mewacanakan pemekaran Provinsi Sumba Sabu Raijua.
Menurut Bupati Kris Praing, untuk mendukung langkah bersama, akan memfasilitasi terbentuknya Tim Inisiator di Sumba Timur.Sebagai langkah awal dalam merintis yakni akan berkoordinasi dengan tokoh Politik, tokoh kultural dan Formal dalam membangun persepsi yang sama sehingga dapat membangun akses dan kepercayaan pada berbagai level tingkatan mulai dari tingkat daerah sampai ketingkat nasional(Pemerintah Pusat).
Dalam percakapan Bupati Kris Praing dengan Tim Inisiator, akan meminta Bpk. Drs. Lukas MB.Kaborang sebagai Tokoh Kultural dan Politik sebagai Ketua Tim Inisiator. Hal tersebut sungguh beralasan, karena perjuangan dimaksud butuh energi yang cukup dan butuh pikiran dan strategi yang sistimatis untuk membangun akses kepercayaan kepada Pemerintah pusat.
Refresentase keterwakilan sebagai tokoh Formal dan Informal sangat dibutuhkan, ungkapnya.
Menyinggung tentang kesiapan proses pemekaran beberapa wilayah untuk pemekaran Daerah otonomi baru di Sumba Timur dikatakan, tetap berproses sambil menunggu pencabutan moratorium oleh Pemerintah Pusat.Diharapkan DOB tersebut, akan menjadi yang utama untuk mendukung pemenuhan persyaratan normatif menjadi Provinsi Sumba.
DOB Kabupaten tersebut, bukan menjadi alternatif atau cadangan tetapi menjadi yang utama dalam mendukung hadirnya Provinsi Sumba kedepan, ungkapnya.
Terkait pelaksanaan diskusi publik yang direncanakan akan berlangsung bulan April 2022, yang hal mana akan menghadirkan para Bupati Sedaratan Sumba dan Sabu Raijua sebagai narasumber dikatakan, pada prinsipnya siap menghadiri dan berkolaborasi bersama dalam mewujudkan komitmen dan gerakan bersama. (*** Wili/Red)