Tautan

Korban Penganiayaan Agustinus Rangga Mone Alami Luka Potong, Dua puluh delapan (28) Jahitan

Tambolaka-Kecamatan Kodi Utara – Agustinus Rangga Mone korban penganiayaan pada hari sabtu 12 Februari 2022, telah melapor secara resmi yang diduga sebagai pelaku penganiayaan kepada pihak polsek Kodi Utara Kabupaten Sumba Barat Daya, pada hari minggu 13 Februari 2022

Hal ini di Sampaikan oleh Keluarga Korban Luka potong, Kepada media, Senin ( 14 /2/ 22) pukul 09.00 wita

Kronolgis Kejadian tersebut berawal ketika Korban, hendak Jemput istrinya pada hari sabtu 12/2/22,sekitar jam 17.00 wita, Ia berangkat dari kampung Kalera B, Desa Hoha Wungo Kecamatan Kodi Utara yang dari kebun tana marada, Desa Hameli Ate dengan menggunakan sepeda motor. Dan ketika ia keluar dari kampung Kalera B, melewati jalan perkerasan tepatnya di kampung Bondo Tamu sekitar 500 (lima ratus ) meter ia merasa bahwa ada bunyi motor dari belakang yang mengikutinya dan ia menepi sambil rem, kemudian pelaku bersama dua(2) orang kawannya menyalip dari belakang dibagian belakang langsung mengayunkan parang yang di pegang ditangan kiri dan memotong dengan menggunakan parang pada bagian bahu kanan sebanyak satu(1) kali .

Setelah memotong Korban kemudian pelaku bersama dua (2) orang kawannya langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor milik mereka, sedangkan Korban pada saat itu berhenti,langsung pulang kembali ke kampung Kalera B, Korban langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada Bapaknya Paulus Jaha Moda, bahwa ia dipotong oleh terduga berinisial D, dijalan kampung Bondo Tamu. Kemudian Bapak korban langsung mengantarkan korban Kepuskesmas Kori guna mendapatkan perawatan dengan menggunakan sepeda motor, Setelah korban mendapat perawatan di Puskesmas Kori Korban bersama orang tua kembali kerumahnya. Atas kejadian tersebut korban dan Keluarga memutuskan untuk melaporkannya kepada polisi untuk diproses lebih lanjut

Akibat Penganiayaan tersebut Korban Agustinus Rangga Mone, Mengalami Luka Potong pada bagian bahu kanan dan dua puluh delapan (28) jahitan dan sampai saat ini belum sembuh

Harapan Keluarga Korban agar pelaku secepatnya diamankan oleh pihak kepolisian serta diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, agar jangan terulang lagi hal yang sama yang ia lakukan ke kami ujar Keluarga Korban Paulus Jaha Moda

Sementara itu , Kapolsek Kodi Utara, Ipda Victor Hendara Nana, SH, Saat Media konfirmasi ,Ia mengatakan bahwa masih ditempat Vaksinasi nanti baru saya hubungi, katanya

Sampai saat ini belum ada informasi lanjutan yang kami peroleh, sejauhmana penangan kasus ini, ujar keluarga Korban Paulus Jaha Moda, Kiranya Pihak kepolisian cepat menyelesaikan masalah ini, Imbuhnya lagi ( Wily / TR )

Tangis Haru Jemaat Se- Sumba,Mengiringi Berpulangnya Romo Linus Tiala,pr, Kepada Sang Pemilik Hidup


Tambolaka -Weetebula-Kota
Tangis Haru Jemaat Se-Sumba, Atas Berpulangnya , Opa, Kakek,Ayah, Romo Linus Tiala pr,Jumad,24 Juni 2022,tepat pada Hari Raya Hati Kudus Yesus,di rumah sakit’ umum Umbu Rara Meza, Waingapu Sumba timur.
Romo Linus Tiala,pr kembali’ kepada Sang Pemilik Kehidupan yang Ia wartakan dengan setia setiap saat dan Ketika . Dalam kata hati dari adiknya , Dami Tiala Ia menyampaikan rangkaian kata-kata terakhir saat Acara pengebumian yang disemayankan satu malam di Gereja katedral weetebula”,… Perpisahan memang tak bisa dihindari dalam perjalanan hidup,berpisah dengan orang terdekat dan terkasih terasa berat dan menyedihkan.

Romo Linus Tiala, di Kebumikan,( 27/6/2022)


Dalam kerinduan ku tertulis wajahmu terpanah membisu tak sanggup menerima kenyataan ini.Engkau terbaring kaku, dingin sekujur tubuh dengan pakaian imammu,seolah hendak mengadakan Ekaristi Kudus untuk Umat Allah.Bagaikan putra altar, Aku merapihkan pakaian imammu, tetesan airmataku membasahi wajah ini Ketika mengenang masa kecil kita.Untain kata kata Terakhir dari adiknya Dami Tjala, saat mau antar jenazah nya ketempat penguburan khusus para imam Projo Diosis Keuskupan weetebula,di Desa Lete konda,kapaka Mandara kecamatan laura,tepat pada hari Senin,27 Juni 2022.


Dalam Acara pengebumian Romo Linus Tiala pr, untuk selanjutnya diantar ketempat peristirahatan terakhir,mengambil tempat di dalam gereja katedral weetebula,dan pada kesempatan itu turut hadir, Umad Sumba Timur, Umad Sumba Tengah,Umad Sumba barat, Umad Sumba barat daya, Uskup weetebula,DR. Edmon Woga, CSsR ; Frovinsial pater Kimi Delo, CSsR. pater,Romo, suster se- Uskupan weetebula; Bupati Sumba tengah, Drs Paulus S K.Limu,;Bupati Sumba barat daya,dr Kornelius Kodi Mete, bersama ibu;, Penjabat Sekda Fransiskus M.Adi Lalo,SIP ; Kepala Departemen agama Sumba barat daya,Siprianus M.Hondo,S.Fil.MSI;anggota DPRD provinsi NTT,Drs Hugo R kalembu MSI,dari Fraksi partai Golkar, Anggota DPRD provinsi NTT, Angga,dari Fraksi PDI Perjuangan,jajaran kantor, badan ,dinas;,dan anggota DPRD kabupaten Sumba barat daya, Siprianus Leha.SE. hadir bersama pada acara penguburan jenazah Romo Linus Tiala pr,di awali misa Reguam.yang di pimpin langsung Uskup MGR.Etmon Woga CSsR.
Sejarah perjalanan tugas dan pelayanan nya Romo Linus Tiala.pr.


Lanjut Dami Tiala, Adik Kandung Romo, Iman yang dikenal ramah dan periang ini adalah Imam pertama yang ditabiskan di Gereja katedral weetebula Sumba seperti dikisahkan Pater Pfister CSsR (dalam bahasa Jerman, diterjemahkan oleh pater Willy Ngongo Pala,CSsR.Romo Linus Tiala pr, ditabiskan Menjadi Imam pada Senin 4 Desember 1979 oleh Administrator Apostolik Keuskupan Denpasar/Bali.
Uskup Thijsen adalah Gembala Agung,untuk Sumba , ketika pulau itu masih berada dibawah keuskupan Ende/Flores.


Romo Linus Tiala adalah anak kelima dari delapan bersaudara,Ayahnya Lukas Tiala berasal dari kodi,Sumba Barat Daya.Sedangkan Ibunya Regina Sofia Tiala berasal dari Bima Sumbawa,Romo Linus Tiala lahir di Flores pada tanggal 22 September 1951.Sebagaimana kebiasaan Flores dimana banyak keluarga mencoba memasukkan salah satu putra mereka ke seminari untuk nantinya Menjadi Imam,empat putra dari keluarga Tiala berada di Seminari kecil.
Sinar Buana.


Ketika Sang ayah pensiun, keluarga pindah ke waimangura,Sumba Barat Daya dan Linus remaja masuk ke seminari kecil yang dikelola Redemptoris sinar Buana diweetebula-dilembaga pelatihan Guru yang juga dikelola Redemptoris,ia memperoleh diploma Sebagai guru sekolah dasar.Ia kemudian menyelesaikan 2 tahun persiapan di Hokeng,Flores dan kemudian melanjutkan keseminari keuskupan semanang di yogyakarta,dirinya berhasil menyelesaikan studinya dengan Gelar Drs


Setelah berkarya diwaingapu pada 1978-1979.Romo Linus Tiala kemudian bersama dengan pater Herman Yosep Mau CSsR,berkarya dipuspas (pusat pastoral dan sosial) katiku Loku pada tahun 1980-1986. Studi di Amerika ,Selanjutnya Romo Linus berangkat ke Amerika’ Serikat,Meryknol,untuk Melayani komunitas orang Indonesia disana.Namun sebelum berangkat ke USA,Romo linus sempat melayani di paroki kelapa gading KAJ untuk beberapa waktu studi di USA.
Pada tahun 1987-1989,Romo Linus Tjala mengambil studi Magister.

Mengambil studi Magister Teologi di Maryknol Scool of Theology dan kemudian melanjutkan dengan kursus psikologi keluarga di new York pada tahun 1989-1990.


Setelah itu dia menjadi pastor Rekan di BronxnyaUSA pada tahun 1990-1991.
Sekembali dari Amerika’,Romo Linus di bemum sebagai pastor paroki katedral weetebula.Beberapa waktu kemudian dia,diangkat Vikjenkeuskupan weetebula.Tentu sebuah tugas yang tidak ringan baginya


Tugas sebagai pastor paroki Gereja katedral weetebula,pada tahun 1991-2001.purna tugas di katedral.Romo Linus kembali tugas ke puspas. Kali ini beliau diangkat Sebagai Derektur Puspas dari tahun 2001-2007.


Sesudah melayani beberapa tahun dipuspas ,dirinya mendapat perutusan baru ke paroki Santo Yosef Pekerja Manola dari tahun 2007-2015. Saat Melayani dimanola,Romo Linus sudah mengalami kesulitan dengan penglihatan.
Kemudian Romo Linus memenuhi panggilan awalnya sebagai guru dengan mendapat penulisan diseminari, Ia menjadi Rektor.pada Saat yang sama pula dirinya di minta untuk mengajar sebagai Dosen di STKIP weetebula 2015-2021


Setelah menyelesaikan tugas pelayanan nya disinar Buana, Romo Linus kemudian pindah ke rumah Unio para imam Projo Diosis Keuskupan weetebula. Setelah menemui Romo Marsel Pingge Lamunde,pr . Teman dekatnya Romo Linus Tiala,dapat mengatakan bahwa beliau seorang Disiplin dan Tegas.menemuinya Saat sesuai penguburan Romo Linus Tjala saat itu,di kapamandara, Senin,tgl 27/6/2022.pungkasnya.(*team / red/ 02./Moses Gheda Bokol)

Tangis Haru Jemaat Se- Sumba,Mengiringi Berpulangnya Romo Linus Tiala,pr, Kepada Sang Pemilik Hidup

Deretan air mata dan tangisan Umad/jemaat Se- Sumba. Atas Meninggalnya Romo Linus Tiala,pr
Tambolaka -Weetebula-Kota
Deretan air mata dan rasa tangis yang mendalam Umad/jemaat Se-Sumba, Atas meninggal dunia, Opa, Kakek,ayah Romo Linus Tiala pr,jumad,24 Juni 2022,tepat pada Hari Raya Hati Kudus Yesus,di rumah sakit’ umum Umbu Rara Meza, Waingapu Sumba timur.
Romo Linus Tiala,pr kembali’ kepada Sang Penebus yang dia wartakan dengan setia. Dalam kata hati dari adiknya,Dami Tiala dapat menyampaikan rangkaian kata -kata terakhir disaat Acara pengebumian yang disemayankan satu malam di Gereja katedral weetebula”,… Perpisahan memang tak bisa dihindari dalam perjalanan hidup,berpisah dengan orang terdekat dan terkasih terasa berat dan menyedihkan.

Romo Linus Tiala, di Kebumikan,( 276/2022)


Dalam kerinduan ku tertulis wajahmu terpanah membisu tak sanggup menerima kenyataan ini.Engkau terbaring kaku, dingin sekujur tubuh dengan pakaian imammu,seolah hendak mengadakan Ekaristi Kudus untuk Umat Allah.Bagaikan putra altar, Aku merapihkan pakaian imammu, tetesan airmataku membasahi wajah ini Ketika mengenang masa kecil kita.Untain kata kata Terakhir dari adiknya Dami Tjala, saat mau antar jenazah nya ketempat penguburan khusus para imam Projo Diosis Keuskupan weetebula,di Desa Lete konda,kapaka Mandara kecamatan laura,tepat pada hari Senin,27 Juni 2022.


Dalam Acara pengebumian Romo Linus Tiala pr, untuk selanjutnya diantar ketempat peristirahatan terakhir,mengambil tempat di dalam gereja katedral weetebula,dan pada kesempatan itu turut hadir, Umad Sumba Timur, Umad Sumba Tengah,Umad Sumba barat, Umad Sumba barat daya, Uskup weetebula,DR. Edmon Woga, CSsR ; Frovinsial pater Kimi Delo, CSsR. pater,Romo, suster se- Uskupan weetebula; Bupati Sumba tengah, Drs Paulus S K.Limu,;Bupati Sumba barat daya,dr Kornelius Kodi Mete, bersama ibu;, Penjabat Sekda Fransiskus M.Adi Lalo,SIP ; Kepala Departemen agama Sumba barat daya,Siprianus M.Hondo,S.Fil.MSI;anggota DPRD provinsi NTT,Drs Hugo R kalembu MSI,dari Fraksi partai Golkar, Anggota DPRD provinsi NTT, Angga,dari Fraksi PDI Perjuangan,jajaran kantor, badan ,dinas;,dan anggota DPRD kabupaten Sumba barat daya, Siprianus Leha.SE. hadir bersama pada acara penguburan jenazah Romo Linus Tiala pr,di awali misa Reguam.yang di pimpin langsung Uskup MGR.Etmon Woga CSsR.
Sejarah perjalanan tugas dan pelayanan nya Romo Linus Tiala.pr.


Lanjut Dami Tiala, Adik Kandung Romo, Iman yang dikenal ramah dan periang ini adalah Imam pertama yang ditabiskan di Gereja katedral weetebula Sumba seperti dikisahkan Pater Pfister CSsR (dalam bahasa Jerman, diterjemahkan oleh pater Willy Ngongo Pala,CSsR.Romo Linus Tiala pr, ditabiskan Menjadi Imam pada Senin 4 Desember 1979 oleh Administrator Apostolik Keuskupan Denpasar/Bali.
Uskup Thijsen adalah Gembala Agung,untuk Sumba , ketika pulau itu masih berada dibawah keuskupan Ende/Flores.


Romo Linus Tiala adalah anak kelima dari delapan bersaudara,Ayahnya Lukas Tiala berasal dari kodi,Sumba Barat Daya.Sedangkan Ibunya Regina Sofia Tiala berasal dari Bima Sumbawa,Romo Linus Tiala lahir di Flores pada tanggal 22 September 1951.Sebagaimana kebiasaan Flores dimana banyak keluarga mencoba memasukkan salah satu putra mereka ke seminari untuk nantinya Menjadi Imam,empat putra dari keluarga Tiala berada di Seminari kecil.
Sinar Buana.


Ketika Sang ayah pensiun, keluarga pindah ke waimangura,Sumba Barat Daya dan Linus remaja masuk ke seminari kecil yang dikelola Redemptoris sinar Buana diweetebula-dilembaga pelatihan Guru yang juga dikelola Redemptoris,ia memperoleh diploma Sebagai guru sekolah dasar.Ia kemudian menyelesaikan 2 tahun persiapan di Hokeng,Flores dan kemudian melanjutkan keseminari keuskupan semanang di yogyakarta,dirinya berhasil menyelesaikan studinya dengan Gelar Drs


Setelah berkarya diwaingapu pada 1978-1979.Romo Linus Tiala kemudian bersama dengan pater Herman Yosep Mau CSsR,berkarya dipuspas (pusat pastoral dan sosial) katiku Loku pada tahun 1980-1986. Studi di Amerika ,Selanjutnya Romo Linus berangkat ke Amerika’ Serikat,Meryknol,untuk Melayani komunitas orang Indonesia disana.Namun sebelum berangkat ke USA,Romo linus sempat melayani di paroki kelapa gading KAJ untuk beberapa waktu studi di USA.
Pada tahun 1987-1989,Romo Linus Tjala mengambil studi Magister.

Mengambil studi Magister Teologi di Maryknol Scool of Theology dan kemudian melanjutkan dengan kursus psikologi keluarga di new York pada tahun 1989-1990.


Setelah itu dia menjadi pastor Rekan di BronxnyaUSA pada tahun 1990-1991.
Sekembali dari Amerika’,Romo Linus di bemum sebagai pastor paroki katedral weetebula.Beberapa waktu kemudian dia,diangkat Vikjenkeuskupan weetebula.Tentu sebuah tugas yang tidak ringan baginya


Tugas sebagai pastor paroki Gereja katedral weetebula,pada tahun 1991-2001.purna tugas di katedral.Romo Linus kembali tugas ke puspas. Kali ini beliau diangkat Sebagai Derektur Puspas dari tahun 2001-2007.


Sesudah melayani beberapa tahun dipuspas ,dirinya mendapat perutusan baru ke paroki Santo Yosef Pekerja Manola dari tahun 2007-2015. Saat Melayani dimanola,Romo Linus sudah mengalami kesulitan dengan penglihatan.
Kemudian Romo Linus memenuhi panggilan awalnya sebagai guru dengan mendapat penulisan diseminari, Ia menjadi Rektor.pada Saat yang sama pula dirinya di minta untuk mengajar sebagai Dosen di STKIP weetebula 2015-2021


Setelah menyelesaikan tugas pelayanan nya disinar Buana, Romo Linus kemudian pindah ke rumah Unio para imam Projo Diosis Keuskupan weetebula. Setelah menemui Romo Marsel Pingge Lamunde,pr . Teman dekatnya Romo Linus Tiala,dapat mengatakan bahwa beliau seorang Disiplin dan Tegas.menemuinya Saat sesuai penguburan Romo Linus Tjala saat itu,di kapamandara, Senin,tgl 27/6/2022.pungkasnya.(*team / red/ 02./Moses Gheda Bokol)

Presiden RI Joko Widodo, Bersama Ibu Negara, Menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 Di Jerman

Tambolaka -Teriakanrakyatonline.news- Presiden RI, Joko Widodo bersama Ibu Negara serta Rombongan terbatas, Memulai Perjalanan Kunjungan ke beberapa Negara, diantaranya ke Munich, Jerman, untuk menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G7. Do acara tersebut, Indonesia hadir sebagai Negara Mitra G7,Sekaligus sebagai Pemegang Presidensi G20

Hal ini disampaikan oleh Jokowi lewat Unggahan Akun Instagram Pribadinya, Minggu( 26/6/22)

Imbuhnya lanjut,Dari Jerman presiden memulai Misi perdamaian ke Ukraina dan Rasia, Ia akan mengunjungi Ukraina bertemu dengan Presiden Zelenskyy,lalu ke Rusia menemui Presiden Vladimir Putin. Di dua Negara tersebut, Presiden mengusung Misi yang sama, Ia akan hendak mengajak kedua Pemimpin untuk Membuka Ruang dialog dan menghentikan perang

Lanjut dalam Instagram Pribadinya, Setelah itu, Ia ke Persatuan Emirat Arab Untuk Melanjutkan kembali Pembahasan kerja sama ekonomi dan Investasi antara kedua Negara,Indonesia dan Arab Saudi, Pungkasnya

Dalam Akhir tulisannya, Ia Memohon dukungan Doa dari Seluruh Rakyat di seluruh Tanah Air Indonsia Demi kelancaran perjalanan ,serta Misi, tersebut (Wily)

Sumber : Instagram Pribadi Presiden RI, Joko Widodo

Petrus Ana Lalo,Pengacara Penggugat : ” Berkas Permohonan Gugatan,Perangkat Desa Tanah Mete, Sudah Memenuhi syarat, Di PTUN-Kupang “

Tambolaka – Kodi Utara – Petrus Analalo, Pengacara Penggugat Peranggakat Desa Tana mete, Membenarkan bahwa hari Senin 27/6/2022,adalah jadwal Sidang kedua di PTUN – Kupang, dalam proses perbaikan ,Karena masih harus sesuai dengan aturan TUN, yaitu kemarin hari senin baru ada dari pihak Pengacara Tergugat baru datang di PTUN kemarin ,dalam proses itu masih ada hal-hal yang disiapakan tergugat, seperti Surat Keputusan (SK) Pengangkatan perangkat Desa Baru oleh Kepala Desa ,Surat Keputusan Pemberhentian perangkat Desa oleh Kepala Desa Tana Mete ,sementara itu kami sudah miliki Surat pengangkatan dan Pemberhentian perangkat Desa Lama

Hal ini disampaikan oleh Pengacara Penggugat,Petrus Ana Lalo, SH, S. Ip, M.AP, Kepada Media ,saat dirinya di konfirmasi lewat Telphon selulernya, Selasa (28/6/22) Pukul 13.37 Wita

Katanya Lanjut, semua berkas baik Penggugat dan Tergugat mau dicocokkan atau disamakan ,antara bukti yang kami pegang dan bukti yang mereka pegang, bukti tersebut adalah Obyek hukum tentang SK Pemberhentian dan Pengangkatan perangkat Desa Baru ,semuanya itu kami sudah bawa tetapi mereka belum membawa di TUN, Imbuh Ana Lalo

Dirinya Mengaku bahwa semua berkas permohonan Gugatan kami sudah Lengkap ,Sesuai Aturan Mahkamah Agung Republik Indonesia, yaitu tentang Tata Cara dalam Undang-undang nya itu kami sudah penuhi semua syaratnya . Pungkasnya

Imbuhnya lanjut, Sidang ketiga nanti pada tanggal 5 Juli 2022,Majelis Hakim akan menjadwalkan Sidang dalam waktu tiga(3) hari, tanpa pemeriksaan, sehingga permohonan harus diputuskan dua puluh satu (21) hari kerja ,Sejak permohonan ditunjukkan ,masih punya waktu lagi untuk mendapatkan sebuah keputusan yang Final di tingkat Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) -Kupang

Dirinya berharap terkait Permohonan Gugatan, Tentu sebagai Rakyat dan Masyarakat mengharapkan sebuah Keputusan yang Seadil-adilnya dari yang Mulia Majelis Hakim, terkait dengan UU No. 6 Tahun 2014, Tentang Desa,dan juga turunan Peraturan Pemerintah (PP) No. 43 Tahun 2014 dan juga Permendagri No. 67 Tahun 2017 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian perangkat Desa, sebagaimana dimaksudkan dalam beberapa pasalnya, kami ini hanya Menyatakan Meminta Keadilan dan Penetapan yang Mulia ,tentang asas-asas adil sebagaimana dimaksud dalam Aturan Perundang-undangan seperti yang saya sebutkan di atas ,Pungkasnya

Imbuh nya lagi, bagi dirinya ini adalah proses Pembelajaran, tidak ada Jelek – menjelekan tetapi ini adalah suatu proses upaya hukum untuk mencari keadilan bagi Masyarakat yang mencari keadilan dan Proses Penegakan aturan yang berlaku, Tutupnya

PLT. Kepala Sekolah SDK Weetebula,Rufina Gheda Karere : ” SDK weetebula Sangat Membutuhkan Empat Ruang kelas”


Tambolaka-Weetebula, kelurahan weetebula, kecamatan kota-
PLT Kepala sekolah SDK weetebula, Rufina Gheda Karere mengatakan bahwa,”… walaupun PLT Kepala sekolah SDK weetebula merupakan Tanggung jawab yang Amat berat, karena siswa-siswi pada saat proses pembelajaran di ruangan duduk berhimpita, ruangan kelas tidak mencukupi.”mengatakan demikian akibat animo siswa dan, org tua siswa,lebih memilih sekolah yang bermutu bagus dan disiplin yang tinggi, hinga akhirnya jumlah siswa dan siswi lebih memilih sekolah SDK weetebula

Hal ini disampaikan Oleh PLT Kepala sekolah, kepada Media, Ketika menemui di kediamannya jalan kataparoro, jalan kecamatan kota Tambolaka, kelurahan Langga Lero, kabupaten Sumba barat daya, Sabtu (18/6/ 2022)


Lanjut ibu PLT, jumlah siswa sekarang,587, selain yang barusan lulus,ada 111 siswa-siswi.
dari 587siswa,terdapat 20 Rombongan Belajar, belum lagi, penerimaan siswa baru, pasti lebih banyak.dengan jumlah ruangan kelas yang sangat terbatas.
Lanjut ibu Rufina, baru’-baru sudah di usulkan ke pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Sumba barat daya, diusulkan 2 ruangan kelas,sebenarnya harus 4 kelas baru mencukupi kebutuhan


Dirinya Lanjut, Ia sungguh harapkan dukungan dari pemerintah daerah, kabupaten Sumba Barat Daya,melalui Dinas pendidikan dan kebudayaan.
Terlepas hal itu,yang paling mendesak, lokasi SDK weetebula, harapan Kepala Yapnusda, Sudah merencanakan lokasinya yang baru, karena sudah cukup terganggu kegiatan belajar mengajar di kelas, karena kegaduhan didepan rumah sakit karitas weetebula,hilir mudik kendaraan’ bermotor,baik roda dua maupun Roda empat , soalnya kenyamanan proses kegiatan belajar mengajar diruangan kelas.selain itu tingkat kewaspadaan Saat menyerang menuju sekolah tersebut,tegasnya


Dirinya dilantik menjadi PLT Kepala sekolah, pada SDk weetebula.pada tanggal 1 Oktober 2021,sampai sekarang ditahun 2022.katanya


Lanjut nya, ia sudah sangat bersahabat dengan teman-teman guru,para siswa,komite sekolah dan masyarakat sekitarnya. Ia juga Menandaskan, sebagai Abdi Negara’, Menerima tugas dan tanggung jawab untuk dijalankan dengan senang hati dengan melayani lebih sungguh dan penuh cinta kasih, pungkasnya…(*Moses Bokol (02)/Wili, Media Teriakan Rakyat online .news*)

Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), Desa Bila Cenge Masih Eksis Sampai Sekarang

Tambolaka- Bila Cenge -Badan Usaha Milik Desa,Desa Bila Cenge kecamatan Kodi Utara,adalah salah satu BUMDES yang telah di bentuk dari tahun 2017,dan sampai saat ini masih aktif, bergerak dalam bidang Usaha perdagangan sembako,ATK, Alsintan,alat nelayan, Dan omzet setiap bulan yang di peroleh setiap bulan sebesar Rp 400.000, hingga pertahun Rp 4,8 Juta, bahkan lebih

Hal ini disampaikan oleh Arlestina Bali Mema, Kepada Media, Selasa( 21/6/22)

Sampai sekarang Badan Usaha Milik Desa, masih berjalan dengan baik dan lancar, transaksi lancar, tidak ada kendala, ungkapnya

Moses Gheda Bokol, Mantan Ketua panitia Pilkada SBD Bersilaturahmi Di Kantor KPUD SBD


Tambolaka, Kecamatan Kota – Teriakan Rakyat onlane new.
Mantan ketua Ketua Panwaslu kabupaten Sumba barat daya, Moses Gheda Bokol,Bersilaturahmi di Kantor KPUD SBD . Dalam perjalanan waktu yg begitu cepat,ternyata,sudah 9 tahun dalam kebersamaan,hilang dalam perhelatan politik Selama ini, ternyata kunjungan hari ini di KPUD kabupaten Sumba barat daya, ternyata penuh rasa persaudaraan sejati,masa lalu tinggal kenangan indah terukir dalam kebersamaan dan hari ini pun,hampir semua komisioner KPUD,dan Stap KPUD,merasa terkejut, tidak menyangka Kaka datang berkunjung, Sebagai mana hari ini adalah hari Jumat,hari pendek,jumad bersih,dan jumad berolah raga

Hal ini di Sampaikan Kepada media Jumat ,(24/6/2022)


Dalam kunjungan hari ini,dapat berceritera bersama komisioner, Dickson Nix Yo Daly,S.Sos, Eni Pangas Tuti, Sekretaris KPUD kabupaten Sumba barat daya,Simon Bili Dapawando,Kristoforus Ngala,S.Sos, kasubag prodatin.dan sejumlah Stap lain, suasana persaudaraan itu, hari ini belum lengkap dalam kunjungan persaudaraan,karena komisioner KPU yg lain, ketua KPUD,Mikael Bulu,SH ada urusan lain yg tidak bisa diwakili orang lain.,Drs Abubakar pua,ada urusan keluarga nikah,dan Hyronimus Malelak, Sebagai jubir KPUD kabupaten Sumba barat daya, Saat itu juga tidak sempat ada, karena satu dan lain hal,ada urusan penting juga.
Demikian disampaikan kepada Medya ini , Teriakan Rakyat online.news , di bawah Moses Gheda Bokol dan Media Bhayangkari,dibawah Lambertus L. Delo di kantor KPUD


Suasana kegembiraan,sambil menikmati kopi hangat dan kue . Dalam Situasi itu, sambil mengetik wa, memohon kesedian Bapa Ketua KPUD,sudikira untuk mendapatkan beberapa data, Tahapan dan jadwal Penyelenggaraan pemilihan Umum,tahun 2024. Data Rapat Koordinasi Daftar pemilih Berkelanjutan tahun 2022 periode Maret. Ternyata mendapat respon positif, untuk berkoordinasi dengan Dickson Nix Yo Daly dan ibu Eni Pangas Tuti.keduanya adalah anggota komisioner KPUD.dan saat itu kami mendapat data data tersebut.


Sebelum kami bergegas pulang, Kami masih berpose bersama anggota komisioner KPUD, bersama sekretaris KPUD,dan kasubag prodatin dengan titipan salam hangat,buat ketua KPUD, komisioner yg lain, bahwa kunjungan ini, sudah menyita waktu aktivitasnya, pada tempat yang pertama, insan pers merasa tiada tanah yg tak bercacing,dan tiada gading yang tak retak, demikian kehadiran insan pers, tidak terlepas dari banyak kekurangan dan keterbatasan .

Imbuhnya lanjut, karena itu sebagai kader bangsa dan negara,marilah saling bergandengan tangan, untuk membangun Daerah kabupaten Sumba barat daya yang kita cintai “pada weemalala loda waimaringi” Kita tahu bersama, bahwa tiada sahabat Abadi dan tiada musuh abadi,yang Abadi adalah kepintingan.dan Bapa sekretaris KPUD kabupaten Sumba barat daya, sambil tersenyum,mari kita membangun kerja sama bersama kedua insan pers Sebagai mitra kerja.pungkasnya (02.Wili.teriakan rakyat online . news)

Kades Kori, Antonius Ra Mone, Dari Kampung – ke kampung,Pantau Warga Miskin

Tambolaka – Kodi Utara -Kepala Desa Kori, Antonius Ra Mone, Sejak Ia di lantik, dirinya selalu berada di tengah-tengah masyarakat, dari Dusun- kedusun ,dari kampung ke kampung, memantau aktivas masyarakat Desa Kori, Ia memulai melayani masyarakat dengan berbagai macam bantuan, Mulai dari pembagian Benang kepada kelompok pengrajin tenun , Pemasangan meteran Listrik gratis bagi warga Miskin , pembagian PMT anak sekolah TK- PAUD , mendampingi Petugas dari Peternakan SBD, serta Rajin memantau keadaan yang dialami warga didesa Kori,Ia sangat Peduli Kesehatan Anak PAUD ,selain itu juga Ia mengatasi stunting lewat kerja sama dengan Lembaga kesehatan

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Kori, Antonius Ra Mone, saat media Menemui Kediamannya, Rabu, (22/6/2022)

Kades saat ini, dirinya Mengaku akan bekerja Keras bersama dengan perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, untuk Sukseskan program-program dan Kegiatan yang ada di Desa sesuai hasil Musrenbangdes didesa berdasarkan Visi-Misi ,Kepala Desa, tentunya harus singkronkan dengan Program Kabupaten-SBD, Program Tujuh Jembatan Emas Bupati SBD, Ujarnya

Imbuhnya lanjut, saat ini di Tahun 2022, Sudah Mulai Instalasi untuk pemasangan Meteran Listrik, Pembagian Benang bagi kelompok pengrajin tenun, Pembagian obat-obatan herbisida ,dan pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah PAUD , terlibat dalam mendiskusikan tentang program PAUD kedepan, selalu terlibat dalam Kegiatan PAUD, terlibat dalam aksi penyemprotan hama belalang, mendampingi sendiri Dokter hewan dari Dinas peternakan SBD, pada saat Vaksinasi ternak besar ,Ungkapnya

Dirinya saat ini Pantau sendiri kepada warga yang rumahnya yang tidak layak huni, warga yang belum memilki meteran Listrik, dan bagi warga yang belum sama sekali mendapatkan Bantuan dari pemerintah,Ujarnya

Kades Kori,Antonius Ra Mone : “Masyarakat Desa Kori Bebas Pajak, Tahun 2022 “

Tambolaka-Kodi Utara – Kepala Desa Kori , Antonius Ra Mone, akan Membebaskan Masyarakat Desa Kori dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Karena selama ini Masyarakat sudah taat pajak dan Mulai masa kepemimpinan Kepala baru untuk tahun 2022, khusus satu Tahun kedepan masyarakat Desa Kori bebas dari PBB, dan Pajak Bumi Dan Bangunan itu, Kepala Desa bersama perangkat Desa sudah menanggulangi lewat Pribadi Kades dan Perangkat Desa sesuai hasil kebijakan Kepala Desa bersama perangkat Desa sudah sepakati bersama untuk meringankan beban masyarakat selama ini. Demikian hal juga dengan program-program di Desa ,Meningkatkan hasil pertanian dengan pengadaan Obat herbisida,alat pertanian yang dibutuhkan oleh petani lewat kelompok Tani, Karena sebagian besar masyarakat Desa Kori bermata pencaharian sebagai petani, selain itu juga bagi wira Usaha untuk meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga lewat Pemberdayaan Usaha mereka, Karena Didesa Kori banyak yang berwira Usaha. Itu menjadi Prioritas Tahun ini Pemberdayaan ekonomi masyarakat lewat Usaha dan pertanian, Dan kedepan akan lebih di perhatikan lagi Pemugaran rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni, begitu Penerangan dan lain sebagainya

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Kori, Antonius Ra Mone, kepada Media, saat ditemui dikediamannya, Rabu (22/6/2022)

Ia mengatakan lebih Lanjut, jumlah Dana Desa Kori pada Tahun anggaran 2022,Sebesar Rp 2,4 milyar lebih, yang satu milyar lebih adalah untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), sedangkan sisa nya untuk siltap dan Program lainnya, program-program untuk Tahun 2022 yakni,ketahanan pangan lewat pengadaan Obat-obatan herbisida, pupuk organik, pengadaan ternak kambing,Benang klos,meteran Listrik 48 unit,Imbuhnya

Selain itu ada bantuan dari Luar lewat Lembaga Donders SBD, berupa sumur Bor, lewat Komunikasi yang baik dengan berbagai pihak demi Kesejahteraan masyarakat Desa Kori, dan Tahun depan 2023 Lewat Musyawarah kedepan bersama masyarakat Desa Kori, akan diprioritaskan pemugaran rumah rakyat agar menjadi layak, saat ini Tim sementara survei tiap wilayah dusun mana yang layak mendapat Bantuan dan yang tidak, Ujarnya

Ujarnya lanjut, Sesuai hasil pantauan Kades bahwa masih banyak warga yang sama sekali belum tersentuh Pelayanan, diantaranya Meteran Listrik didusun dua belum sama sekali, yang walaupun saya mendengar informasi bahwa Desa Kori sudah Terang semua tetapi Nyatanya setelah saya Pantau belum semua mendapat meteran, ungkap Kades secara tegas

Imbuhnya lanjut, bukan hanya Dusun dua saja, tapi juga dusun tiga dan Dusun lainnya belum secara merata, sehingga perioritas kedepan pada Tahun 2023 lewat Musyawarah Desa akan diusulkan menjadi Prioritas pertama , ungkap Kepala Desa Kori, Antonius Ra Mone

Hinga setiap kebijakan yang diputuskan pemerintah Desa untuk Mensejahterakan rakyat Bukan untuk membunuh rakyat , tegasnya

Yang walaupun, ia juga menyadari bahwa didalam Desa ada pro dan kontra, tetapi saya pahami itu, tetap saya Fokus pada Progaram secara merata

Dan saat ini saya menjalankan tugas untuk semua Masyarkat lewat amanah aturan yang berlaku, melayani bukan hanya pendukung tetapi untuk semua masyarakat Desa Kori, saya selalu menerima kritikan demi untuk membangun Desa, saya tidak anti kritik, pungkasnya

Dirinya juga Menandaskan bahwa penerima bantuan lewat BPNT warga Desa Kori sebanyak 751 orang, sedangkan BLT sebanyak 380,belum lagi bantuan lewat PKH yang jumlahnya belum pasti berapa tetapi sementara Pendataan sekarang yang dapat PKH,hingga tinggal sedikit yang belum dapat bantuan, saat ini yang saya pikirkan,karena Dana Desa ini untuk Rakyat bukan uang nya Kepala Desa,hingga diprioritaskan program untuk Rakyat, yang benar-benar Miskin dan tidak Mampu, Imbuhnya secara tegas

Ketua TP. PKK Kabupaten Sumba Barat Daya Menyerahkan Bantuan Kepada 50 Orang Anak Gizi Buruk

Tambolaka -Kodi Utara – Ketua TP. PKK Kabupaten Sumba Barat Daya,Margaretha Tatik, Menyerahkan Bantuan Kepada Lima Puluh (50) Orang anak GIZI Buruk dan Gizi kurang di Desa Hoha Wungo Kecamatan Kodi Utara . Pemerintah Kabupaten SBD lewat TP. PKK dan Dinas Kesehatan Kabupaten SBD tersebut kerja sama dengan Lembaga Sumba Foundation Pemerhati Anak GIZI BURUK dan gizi kurang yang memberikan bantuan Kepada Anak-anak

Kegiatan Penyerahan Bantuan tersebut di laksanakan di Aula kantor Desa Hoha Wungo Kecamatan Kodi Utara, Senin (20/6/2022)

Ketua TP. PKK Kabupaten Sumba Barat Daya, Margaretha Tatik ,mengatakan ,Ketika ada bantuan dari Luar lewat Lembaga Sumba Foundation ,Kami hanya mengantar saja, kita bersyukur bahwa dari 173 Desa dan 2 Kelurahan ,hanya Desa Hoha Wungo yang dipilih untuk Mendapat Bantuan tersebut, Ungkapnya

Ia juga juga mengatakan, agar selalu ada kerja sama antar Kepala Desa, Kader posyandu dan Masyarakat atau orang tua dari Anak-anak ,hingga kontrol anak-anak, Karena yang mempunyai tanggung jawab adalah Orang tua ini,tidak Mungkin kami tiap hari memberikan Makan kepada anak-anak,mamalah yang mempunyai tanggung jawab, ujarnya

Ia juga Menandaskan, jangan hanya berharap pada bantuan Makanan yang ada, tetapi dari rumah juga harus selalu mengontrol anak-anak dalam pola Pemberian Makanan, Karena mereka-mereka ini lah sebagai Generasi Penerus Kita, tandasnya

Tandasnya lanjut, Jika Anak-anak,Sehat, Pintar, Cerdas,seperti orang lain, maka berikanlah Makanan yang baik dan bergizi dan sayangilah mereka, Jangan karena kesibukan lupa mengurus anak-anak ,terutama Makan dan minum kurang perhatian .

Dirinya berharap agar, jangan lebih banyak mengurus ternak peliharaan, tetapi lebih banyak memperhatikan pola Makan Anak Kita yang lebih baik dan bergizi, terlebih air minum minum harus secara rutin, Karena bagi orang tua yang banyak ternak lebih perhatikan ternak daripada anak-anaknya, tegasnya

Ia juga berharap, bagi yang sudah berusia masuk PAUD agar segera daftarkan di PAUD, Karena didalam PAUD selain pendidikan ada juga Layanan-layanan Pemberian Makanan Tambahan,layanan kesehatan, disitu lengkap, Imbuhnya

Dirinya juga berharap agar anak-anak sudah berada dalam Kartu Kepala keluarga hingga bisa memudahkan untuk mendapat Kartu BPJS kesehatan, hingga bisa gratis dalam pengobatan di rumah sakit, Imbuhnya Margaretha Tatik

Sementara Kepala Desa Hoha Wungo, Yohanes Rehi Kaka, is berterima kasih lewat bantuan ini, dari Lembaga Pemerhati, lewat TP. PKK Kabupaten SBD, Dinkes SBD, Puskesmas dan lebih khusus lagi Lembaga Sumba Foundation yang telah memberikan bantuan Kepada anak-anak gizi kurang warga Desa Hoha Wungo sebanyak 35 orang Sedangkan yang 15 orang dari Desa tetangga, ujarnya

Ia juga katakan bahwa mengapa Desa Hoha Wungo sebagai Desa Sasaran, disisi lain adalah kebanggaan tetapi disisi lain, saya merasa malu, Karena adanya bantuan PMT, itu Karena ada Masalah, GIZI BURUK, Stunting, mengapa terjadi Masalah tersebut Karena pola Makan yang tidak diperhatikan dan tidak sesuai, tegasnya

Imbuhnya lanjut, Jika terjadi demikian, maka pertumbuhan anak tidak ada, hanya berjalan di tempat, tidak akan bertambah, hingga lewat Kesempatan ini dengan adanya bantuan ini diharapkan agar benar-benar dan Sungguh-sungguh di berikan Kepada anak-anak,sasaran GIZI BURUK, jangan diberikan kepada Siapapun selain anak yang gizi kurang dan buruk, mulai hari ini marilah Kita menjaga pola Makan mereka, supaya menjadi anak yang sehat, pintar dan cerdas serta Bertumbuh dan berkembang ,jangan melihat jumlah anggota keluarga hingga diberikan tetapi harus khusus bagi anak yang gizi buruk tersebut ,tegas Kepala Desa

Imbuhnya lanjut, dalam pemberian Makanan bagi mereka juga harus sesuai ukuran yang sudah ditentukan dari Lembaga tersebut, Karena Makanan yang diberikan ini, berupa susu satu box, Telur sebanyak 7 butir perhari diberikan satu butir , selaian itu juga ada Pelayanan pemberian Makanan berupa bubur kacang hijau setiap hari Selasa, Dan Pelayanan bantuan tersebut selama enam bulan,mulai bulan Juni sampai dengan bulan Desember 2022,Ujarnya Yohanes Rehi Kaka

Hal yang di Ungkapkan oleh, Ibu Reni dari Lembaga Pemerhati Anak GIZI BURUK dan gizi kurang, dari Lembaga Sumba Foundation,Ia berharap pula agar benar-benar bantuan tersebut di berikan Kepada anak-anak gizi buruk tersebut, Karena setiap hari Selasa ada Pelayanan PMT dan memberikan bantuan berupa susu dan telur 7 butir, susu satu box untuk tujuh hari, selama enam bulan, Mulai bulan Juni sampai dengan bulan Desember 2022

Dirinya harapkan agar benar-benar menjaga pola Makan anak agar mereka sehat, Bertumbuh dan berkembang serta Berat badan bertambah, Jika anak tidak mengalami peningkatan dalam hal berat Badan tersebut, yang akan ditimbang Ibunya, tegas , Ibu Reni dengan senyuman secara tegas

Wakil Bupati SBD Marthen Christian Taka, Membuka Open Turnamen Pacuan Kuda Kapolres SBD Cup Dengan Resmi

Tambolaka -Laura -Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Marthen Cristian Taka, S.Ip, Membuka Open Turnamen Kapolres SBD Cup dengan Resmi, yang di tandai dengan Pemukulan Gong tiga Kali, kegiatan yang di selenggrakan di Desa Karuni Kecamatan Loura tersebut dalam Rangka untuk Memperigati HUT Bhayangkara ke 76

Kegiatan Open Turnamen Kapolres SBD Cup di Selenggarakan di Lapangan Omba Calo, Kalembu Bila Desa Karuni ,Kecamatan Loura, Rabu (15/6/22) Pukul. 10.14 Wita

Wakil Bupati SBD Marthen Christian Taka ,Mengatakan dalam Sambutannya

Pacuan Kuda Merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat Sumba Barat Daya yang Sejak turun temurun telah diwariskan oleh para pendahulu sehingga sampai saat ini turun memberi nilai tambah ,Nilai budaya, nilai pariwisata, nilai persahabatan, dan nilai Prestasi, tandasnya

Karena itu, segenap Rakyat Sumba Barat Daya, Khususnya para Pemilik ternak Kuda untuk benar-benar

Secara professional terutama pengembangan bibit Kuda has Sumba yakni Jenis Sandelwood se hingga berdampak pada peningkatan populasi Kuda di daerah ini. Hari ini kita Kita memulai Pelaksanaan open Turnamen Pacuan Kuda Kapolres SBD Cup dalam rangka Memeriahkan HUT Bhayangkara ke 76,Untuk itu Rakyat Sumba Barat Daya harus memiliki antusias yang tinggi dalam Kegiatan Pacuan Kuda Kali ini, Karena hari ini Merupakan catatan Sejarah bagi Sumba Barat Daya, pertama Kali open Turnamen Pacuan Kuda Kapolres Cup SBD

Tegasnya lanjut, Hal ini perlu Kita bangga bahwa Baru pertama Kali open Turnamen, Adapun yang terselenggara yang lalu itu hanya Turnamen sebatas keberadaan Sumba Barat Daya. Iven seperti ini Merupakan zona pariwisata budaya SBD yang menarik perhatian banyak pihak dan terutama kalangan para pecinta berkuda, dan ajang ini juga memperlombakan kuda-kuda tangguh berkelas dari SBD, Sumba Barat Sumba Tengah, dan Sumba Timur dan bahkan dari Kabupaten Nagakeo dan lainnya, Imbuhnya

Kejuaaraan yang dilibatkan Kuda dari beberapa Kabupaten dan kota ini pada sisi lain sebagai ajang silaturahmi, meningkatkan hubungan kekerabatan dan kerja sama diantara Pemilik Kuda, kita harapkan untuk saling terbina hingga pada gilirannya dapat terdampak pada hubungan antara pemerintah daerah dan Masyarakat secara Kolektif, pungkasnya

Dirinya berharap, agar sebagai Wisata Budaya, kejuaraan Pacuan Kuda Kapolres cup SBD, diharapkan dapat menjadi salah satu Iven tahunan yang menarik Wisatawan baik domestik maupun manca Negara, hingga sangat membutuhkan arena-arena Pacuan Kuda yang Memadai dan sesuai standar, hingga pemerintah daerah akan berupaya arena Pacuan ini agar dapat digunakan dalam berbagai Iven secara berkelanjutan dan pemerintah daerah terus berjuang optimalkan pelestarian agenda Pacuan Kuda, membenahi dan meningkatkan pasilitas arena Pacuan Kuda ini secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah

Lewat Kesempatan itu juga pemerintah Mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kapolres, SBD dan Ketua PordasiKab. SBD,atas terselenggara nya open Turnamen Pacuan Kuda Kapolres cup SBD ,para pecinta Kuda dan seluruh Masyarakat SBD Atas antusias dan partisipasinya,pungkasnya

Sementara itu Sambutan Kapolres SBD, Sigit Harimbawan, SH, S.Ik,MH,Mengatakan Open Turnamen Pacuan Kuda Kapolres SBD Cup, sengaja di selenggarakan bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke 76 ,dan juga Kita ingin menghidupkan kembali budaya pariwisata Pacuan Kuda yang ada di Sumba Barat Daya Ini, karena Kita tahu bersama sudah enam tahun tidak dilaksanakan di SBD ,oleh Karena nya pada saat yang berbahagia ini Coba untuk melaksanakan, menghidupkan kembali, menggairahkan kembali para pecinta Kuda, peserta Kuda untuk kembali merawat kudanya dan mempersiapkan menjadi juara-juara

Imbuhnya lanjut, Kami ucapkan terima kasih Kepada Kepala Dinas pendidikan dan Olah raga, Ketua Pordasi, Kadia peternakan yang sudah mendukung Kegiatan ini, dan sangat Luar biasa Kadis turun sendiri untuk Pelaksanaan pengukuran Kuda

Kapolres SBD ,AKBP .Sigit Harimbawan, SH, S.Ik,MH,Berharap agar betul-betul dilaksanakan secara jujur, sportif, tidak ada lagi image bahwa di SBD bermain-main dalam pengukuran Pacuan Kuda ,tegasnya

Ia juga, berpesan Kepada Wakil Bupati Sumba Barat Daya, agar Anggaran Kegiatan Mungkin Tahun depan bisa dianggarkan ,hingga kita bisa melaksanakan Kegiatan Pacuan Kuda secara rutin, ungkapnya

Selain itu juga, Kapolres SBD AKBP Sigit Harimbawan, berharap Semoga Kegiatan Pacuan Kuda Kali ini dapat berjalan dengan Tertib, aman, dan yang paling penting sportif, ia juga Mengucapkan terima kasih kepada Warga Laura yang telah menyiapkan semuanya, hingga kita bisa saksikan bersama Lapangan Pacuan Kuda sudah bisa digunakan, Tutup

Sementara itu, Laporan Ketua Panitia Open Turnamen Kapolres SBD Cup, Kompol Edy, SH, MH, dalam laporan Panitia, Kegiatan tersebut di laksanakan Mulai senin 15/6/2022 S/d 22 6/2022,Jumlah Kelas yang diperlombakan dan hadiah tersebut yakni terdapat 13 Kelas, Kelas unggulan mini, Kelas pemula satu, Kelas pemula dua, Kelas pemula tiga, Kelas E satu,Kelaa E dua, E tiga, Kelas C,kelas B, Kelas A, dan Kelas A super, sedangkan hadiah yang dipersiapkan oleh Panitia sebagai berikut : Juara satu(1) uang Tunai Rp 8.Juta,tambah piala, Piagam dan bendera, Juara dua(2) uang Tunai Rp 6 Juta, tambah piala dan Piagam Juara tiga (3) Uang Tunai Rp 4 Juta tambah piala dan Piagam,Juara Empat (4) Uang Tunai Rp 2 Juta tambah piala dan Piagam,

Jumlah peserta yang sudah Mendaftar ,Sejak pendaftaran di buka pada tanggal 8/6/2022 S/d tanggal 14/6/2022,jumlah Kuda 194 Ekor dengan Rincian, Kelas pemula mini sebanyak 30 Ekor, Kelas pemula satu sebanyak 20 Ekor, Kelas pemula dua sebanyak 18 Ekor, Kelas pemula tiga sebanyak 10 Ekor, Kelas E satu sebanyak 11 Ekor, Kelas E dua sebanyak 6 Ekor, Kelas E tiga sebanyak 4 Ekor, Kelas B sebanyak 16 Ekor, Kelas D mini sebanyak 23 Ekor, Kelas C sebanyak 27 Ekor, Kelas B sebanyak 21 Ekor, Kelas A sebanyak 6 Ekor Dan yang terakhir Kelas A dua sebanyak 2 Ekor

Imbuhnya lanjut, sementara itu yang Mendaftar terdiri dari beberapa Kabupaten lainnya, pecinta Kuda dari kab. Sumba Barat sebanyak 35 Ekor, pecinta Kuda dari Kabupaten Sumba tengah, sebanyak 8 Ekor, pecinta Kuda dari Kabupaten Sumba Timur 15 Ekor

Pecinta Kuda dari Kabupaten Tuan Rumah Kabupaten SBD 128 Ekor, Kabupaten-kupang 1 Ekor, pecinta Kuda dari Kabupaten Naga Keo 7 Ekor

Dana Kegiatan Open Turnamen Kapolres SBD Cup Tahun 2022,diselenggarakan Dari Swadaya Murni dan partisipasi dari beberapa sponsor untuk membantu terselenggara nya Kegiatan tersebut, Imbuhnya

Sementara itu, Ketua Pordasi Kabupaten-SBD, Yohanes Mone Kaka, Mengatakan, sesungguhnya masa kepemimpinan sudah selesai, tetapi pada saat ini masih kami di butuhkan oleh Kapolres SBD, hingga kami berada Kembali, lanjutin, ujar Yohanes Kaka, yang akrab disapa Ongko Yoni, pada saat ini kami berterima kasih kepada Kapolres SBD yang berjiwa besar untuk memulai Pacuan Kuda Kapolres SBD Cup di SBD, Dan seluruh Desa di Kecamatan Laura, yang telah mengambil Bagian dalam Kegiatan ini, dalam rangka memperigati HUT Bhayangkara ke 76,,harapan nya agar Kegiatan ini lebih dari yang lalu

Juga berterima kasih kepada Kadis peternakan yang sudah mendukung Kegiatan turun tangan sendiri dalam pengukuran Kuda, tidak ada di seluruh Kabuapaten Kadis turun sendiri, dirinya mengapresiasi Kadis peternakan SBD ,dirinya juga berharap agar Pacuan Kuda agar bersama kawal dengan baik dan lancar, Imbuhnya

Yang turut hadir dalam Kegiatan tersebut, Wakil Bupati SBD Marthen Christian Taka, S.Ip,Ketua pengadilan Negeri Sumba Barat, kajari Sumba Barat, Dandim 1629/Kodim SBD, Anggota DPRD SBD, OPD se-kabupaten SBD, Camat Laura, Kades Se-Kecamatan Laura, tokoh masyarakat Laura dan seluruh Anggota Polres SBD