Tautan

Tambolaka -Teriakanrakyatonline.news- Ketua Tim Inisiator Kabupaten Sumba Barat Daya ,Jhon Tende, SH, Ketua Panitia Pelaksana Samsi Pua Golo, ST, Octavianus Ghunu, berupaya menemui Wakil Bupati Sumba Timur David Melo Wadu Guna untuk Koordinasi tentang Diskusi publik dan Deklarasi DOB Propinsi sumba, yang Rencananya akan di selenggrakan pada bulan April mendatang pada Tahun 2022

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Tim Inisiator Kabupaten Sumba Barat Daya, Jhon Tende, SH, lewat WA Grup Panitia Pelaksana Diskusi dan Deklarasi, Senin (27/12/21)

Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si yang ditemui Tim Inisiator Pemekaran Provinsi Sumba Wilayah Kab.Sumba Barat Daya bersama Ketua Pelaksana Diskusi Publik, Haji Samsi Pua Golo,ST di rumah jabatannya, mengatakan bahwa Pemda patut memberikan apresiasi atas perjuangan Tim Inisiator dalam membangun komitmen kuat untuk terus mewacanakan pemekaran Provinsi Sumba Sabu Raijua.
Menurut Bupati Kris Praing, untuk mendukung langkah bersama, akan memfasilitasi terbentuknya Tim Inisiator di Sumba Timur.Sebagai langkah awal dalam merintis yakni akan berkoordinasi dengan tokoh Politik, tokoh kultural dan Formal dalam membangun persepsi yang sama sehingga dapat membangun akses dan kepercayaan pada berbagai level tingkatan mulai dari tingkat daerah sampai ketingkat nasional(Pemerintah Pusat).
Dalam percakapan Bupati Kris Praing dengan Tim Inisiator, akan meminta Bpk. Drs. Lukas MB.Kaborang sebagai Tokoh Kultural dan Politik sebagai Ketua Tim Inisiator. Hal tersebut sungguh beralasan, karena perjuangan dimaksud butuh energi yang cukup dan butuh pikiran dan strategi yang sistimatis untuk membangun akses kepercayaan kepada Pemerintah pusat.
Refresentase keterwakilan sebagai tokoh Formal dan Informal sangat dibutuhkan, ungkapnya.
Menyinggung tentang kesiapan proses pemekaran beberapa wilayah untuk pemekaran Daerah otonomi baru di Sumba Timur dikatakan, tetap berproses sambil menunggu pencabutan moratorium oleh Pemerintah Pusat.Diharapkan DOB tersebut, akan menjadi yang utama untuk mendukung pemenuhan persyaratan normatif menjadi Provinsi Sumba.
DOB Kabupaten tersebut, bukan menjadi alternatif atau cadangan tetapi menjadi yang utama dalam mendukung hadirnya Provinsi Sumba kedepan, ungkapnya.
Terkait pelaksanaan diskusi publik yang direncanakan akan berlangsung bulan April 2022, yang hal mana akan menghadirkan para Bupati Sedaratan Sumba dan Sabu Raijua sebagai narasumber dikatakan, pada prinsipnya siap menghadiri dan berkolaborasi bersama dalam mewujudkan komitmen dan gerakan bersama. (*** Wili/Red)

Pemilihan Panitia Pelaksana Diskusi Publik Dan Deklarasi

Tim Inisiator Kabupaten Sumba Barat Daya Bentuk Panitia Pelaksana Diskusi Publik Dan Deklarasi

Tambolaka- Teriakanrakyatnews- Tim Inisiator Pembentukan Propinsi Sumba, Membentuk Panitia Pelaksana Diskusi Publik Dan Deklarasi Pemekaran Propinsi Sumba -Sabu Raijua,yang Rencana Pelaksanaan bulan April dan dalam pertemuan ada keterwakilan dari Beberapa Kabupaten ,dari Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya

Hal ini di Sampaikan oleh Ketua Inisiator Kabupaten SBD Yohanes Tende, Senin (20/12/21)

Dalam Pertemuan Pembentukan Panitia Pemekaran Propinsi tersebut ,terpilih Samsi Pua Golo dan Sekretaris Lodowik L. Raya, Dan untuk Melengkapi Struktur Kepanitiaan selanjutnya akan di atur Ketua dan Sekretaris

Dan pantauan Media bahwa Forum Diskusi sangat Semangat Kebersamaan yang di tandai dengan kehadiran dari keterwakilan dari Tokoh-tokoh Sumba Tengah, Sumba Barat ,Ada Wakil ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah, dan Juga masih ada Mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah Drs. Umbu Dedu Ngara, Drs. Umbu Andi, Anggota DPRD Propinsi NTT Dominggus Dama, ST, MT, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah Umbu Neka, Tokoh Masyarakat Soleman Lende Dapa (SLD), Ibu-ibu dari Sumba Tengah dan Sumba Barat, Agustinus Tamo Mbapa, M.Si, Thomas Tanggu Dendo Ketua Fraksi Partai Nasdem,serta Tokoh MaayaTokoh Perempuan, Tokoh Pemuda ( Wily Mali)

Tautan

Tambolaka -Teriakanrakyatonline.news- Ketua Tim Inisiator Kabupaten Sumba Barat Daya ,Jhon Tende, SH, Ketua Panitia Pelaksana Samsi Pua Golo, ST, Octavianus Ghunu, berupaya menemui Wakil Bupati Sumba Timur David Melo Wadu Guna untuk Koordinasi tentang Diskusi publik dan Deklarasi DOB Propinsi sumba, yang Rencananya akan di selenggrakan pada bulan April mendatang pada Tahun 2022

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Tim Inisiator Kabupaten Sumba Barat Daya, Jhon Tende, SH, lewat WA Grup Panitia Pelaksana Diskusi dan Deklarasi, Senin (27/12/21)

Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si yang ditemui Tim Inisiator Pemekaran Provinsi Sumba Wilayah Kab.Sumba Barat Daya bersama Ketua Pelaksana Diskusi Publik, Haji Samsi Pua Golo,ST di rumah jabatannya, mengatakan bahwa Pemda patut memberikan apresiasi atas perjuangan Tim Inisiator dalam membangun komitmen kuat untuk terus mewacanakan pemekaran Provinsi Sumba Sabu Raijua.
Menurut Bupati Kris Praing, untuk mendukung langkah bersama, akan memfasilitasi terbentuknya Tim Inisiator di Sumba Timur.Sebagai langkah awal dalam merintis yakni akan berkoordinasi dengan tokoh Politik, tokoh kultural dan Formal dalam membangun persepsi yang sama sehingga dapat membangun akses dan kepercayaan pada berbagai level tingkatan mulai dari tingkat daerah sampai ketingkat nasional(Pemerintah Pusat).
Dalam percakapan Bupati Kris Praing dengan Tim Inisiator, akan meminta Bpk. Drs. Lukas MB.Kaborang sebagai Tokoh Kultural dan Politik sebagai Ketua Tim Inisiator. Hal tersebut sungguh beralasan, karena perjuangan dimaksud butuh energi yang cukup dan butuh pikiran dan strategi yang sistimatis untuk membangun akses kepercayaan kepada Pemerintah pusat.
Refresentase keterwakilan sebagai tokoh Formal dan Informal sangat dibutuhkan, ungkapnya.
Menyinggung tentang kesiapan proses pemekaran beberapa wilayah untuk pemekaran Daerah otonomi baru di Sumba Timur dikatakan, tetap berproses sambil menunggu pencabutan moratorium oleh Pemerintah Pusat.Diharapkan DOB tersebut, akan menjadi yang utama untuk mendukung pemenuhan persyaratan normatif menjadi Provinsi Sumba.
DOB Kabupaten tersebut, bukan menjadi alternatif atau cadangan tetapi menjadi yang utama dalam mendukung hadirnya Provinsi Sumba kedepan, ungkapnya.
Terkait pelaksanaan diskusi publik yang direncanakan akan berlangsung bulan April 2022, yang hal mana akan menghadirkan para Bupati Sedaratan Sumba dan Sabu Raijua sebagai narasumber dikatakan, pada prinsipnya siap menghadiri dan berkolaborasi bersama dalam mewujudkan komitmen dan gerakan bersama. (*** Wili/Red)

Teriakanrakyat (TR)