John Tende : DOB Pemekaran Propinsi Sumba-Sabu Raijua Butuh proses Perjuangan
Ketua Inisiator, Kabupaten Sumba Barat Daya, John Tende, SH
Hal ini di Sampaikan oleh, Ketua Inisiator Kabupaten SBD Yohanes Tende, SH, Lewat Whapps Group ,Jumat (4/2/22)
Lanjutnya, Kalau mau sumba MAJU DAN BERKEMBANG saatnya sekarang kita berjuang dan bukan tunggu pemilu baru kita berjuang. Mari kita hilangkan seluruh gesekan gesekan yg tdk perlu dibahas dan mari kita mencari terobosan agar harapan pemekaran bisa terwujud. Negara telah memberi ruang untuk pemekaran dan UU dan PP nya telah diatur secara jelas. Sekarang tergantung kita semua sebagai pejuang pemikir dan pemikir pejuang. Semoga kita tetap semangat untuk terus berjuang,tegasnya
Semangat dan kerja keras “Karakter ” Ketua Inisiator Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanes Tende, SH, Sumba saatnya bicara. Belum ada kata terlambat.proses pemekaran kapan saja bisa diajukan. Syaratnya harus dipenuhi dulu. Tidak ada yg langsung tol dan langsung jadi dan harus melalui proses. Sekarang kita berjuang penuhi persyaratan dulu. Masing masing kab.di daratan sumba harus solid dan kompak dulu dan harus mendapat dukungan penuh dari para petinggi tersebut. Tahap awal Tim inisiator dibentuk dulu untuk dapat menggerakan arus bawah dan arus menengah keatas.Selanjutnya melangkah ke diskusi publik utk menyuarakan kepentingan rakyat sumba yg lbh besar dgn membangun kesepakatan pendukung lainnya. Setelah itu minta para bupati dan para ketua DPRD sesumba membuat keputusan persetujuan ttg pembentukan provinsi sumba. Disusul persetujuan ketua DPRD provinsi NTT dan Gubernur NTT ttg pembentukan Provinsi Sumba. Syarat lainnya Wajib didukung Kajian Daerah atau istilah lain kajian Akademis ttg kelayakan pemekaran provinsi sumba. Tapi syarat mutlak minimal 5 kab – kota utk terbentuknya sebuah provinsi sesuai pasal 34 UU No.23 Tahun 2014 ttg Pemerintahan Daerah. Oleh Karena Itu kita perlu membangun komitmen dengan Kabupaten Sabu Raijua untuk bersatu dengan Kabupaten Se-daratan Sumba agar syarat normatif bisa terpenuhi. Ini butuh kerja keras tidak bisa kerja parsial saja.Butuh energi, butuh biaya. Apakah ada yg merelakan waktu untuk berpikir dan bekerja untuk kepentingan yang lebih besar. Atau paling tidak bisa mewakafkan finansialnya agar Tim inisiator bisa bekerja lebih serius. Atau hanya ingin bermimpi mau jadi ini dan itu dan setelah didapatkan semuanya menjadi lenyap seketika,Tegas Jhon Tende. ( Wily)
Kini Saatnya Putri-putri “Raden Ajeng Kartini”,Ketua Himpunan Wanita Karya (HWK), “Bibiana Bili : Habis Gelap terbitlah Terang”.
Ketua Golkar SBD, Antonius Umbu Sasa(Kiri), Menyerahkan SK, kepada Ketua Kelompok, HWK, Bibiana Bili (Kanan)
Tambolaka – Teriakan Rakyatonline.news-Ketua kelompok Wanita karya(HWK) kabupaten Sumba barat daya, Bibiana Bili mengatakan ," Habis Gelap Terbitlah Terang" Ia Mengatakan demikian lantaran ,hari ini sudah dikukuhkan kelompok Wanita Karya (HWK) melakukan Pertemuan Perdana Badan Pengurus HWK Kabupaten Sumba Barat Daya dengan memegang SK kepengurusan, yang diterbitkan oleh Ketua HWK provinsi, masing-masing Badan Pengurus HWK,memegang SK.
Dalam pertemuan perdana, Hadir Ketua partai Golkar kabupaten Sumba barat daya, Antonius Umbu Sasa, wakil ketua, Asterius Bili Bora,wakil sekretaris Yakoba Kaha, ketua MPAG,Falem Ghunu Ghunu,wakil Ketua bagian Hukum dan Hak Asasi Manusia,Moses Gheda Bokol. Badan pengurus Inti HWK kabupaten Sumba Barat Daya,berjumlah 11 org
Pertemuan dilaksanakan di Rumah Kediaman Ketua HWK, jalan kasanga lara baru desa Weepangali kecamatan kota, Selasa(2/2/22),Pukul 16.00 Wita
Setelah usai pertemuan, Media menemui nya, ia mengatakan bahwa,kini saatnya hwk,mengembangkan tugas kekaryaan Sesuai program kerja hwk,untuk meningkatkan keterampilan dan kreatif masing masing,demi meningkatkan ekonomi keluarga,imbuhnya.
Meningkatkan ekonomi keluarga ini, melalui keterampilan yg dimiliki oleh Anggota kelompok,sebab banyak keterampilan dan kegiatan kegiatan kreatif untuk saling mendorong satu sama lain, khusus nya Anggota hwk tersebut,pungkasnya
Sementara itu, ketua Partai Golkar kabupaten Sumba Barat Daya,Antonius Umbu Sasa, mengatakan bahwa, dirinya Sangat senang sekali, saat ia menyaksikan langsung pertemuan kelompok wanita Karya (hwk),ia juga sangat Apresiasi semangat dan kekompakan badan pengurus hwk.
Lanjut mantan Sekda, hWK sudah terbentuk, silahkan untuk menjalankan tugas kekaryaan nya,dengan saling bergandengan tangan untuk mengemban tugas kekaryaan ini, sebagai proses belajar,untuk memantapkan diri menuju kesejahteraan bersama Anggota hwk. pungkasnya ( ***Bokol / Red/TR )
Ini Jadwal Pasola yang telah ditetapkan Oleh Rato-rato Adat
Ini Rato-rato Adat Pasola Kodi
Tambolaka-Kodi- Rato-rato adat dari Kecamatan Kodi Balaghar,Kodi Bangedo, Kecamatan Kodi, Melaksanakan Kegiatan Penetapan Jadwal Pasola, di beberapa tempat,kegiatan pasola Bulan Februari dan Bulan Maret, yang melaksanakan pasola bulan Februari di Antaranya Yakni Mulai Desa Waikaninyo Homba Kalayo Kecamatan Kodi Bangedo, Desa Pero Batang Bondo Kawango Kecamatan Kodi dan Desa Wura Homba Rara Winyo. Sedang Desa yang kegiatan pasola bulan maret Desa Maliti Bondo Ate Kecamatan Kodi Bangedo, Desa Waiha Kecamatan Kodi Balaghar dan Desa Wainyapu .
Kegiatan Pertemuan Penentuan dan penetapan Jadwal pasola oleh Rato-rato Adat, dilaksanakan, Rabu ( 2/2/22)
Jadwal Tersebut mulai Akhir Bulan Februari, tanggal (22/2/ 2022) HombaKalayo Desa Waikaninyo Kecamatan Kodi Bangedo, tanggal (24/2/22) Bondo Kawango Desa Pero Batang Kecamatan Kodi dan Tanggal ( 25/2/22) Rara Winyo Desa Wura Homba Kecamatan Kodi
Sedang yang laksanakan pasola pada bulan Maret, Maliti Bondo Ate tanggal (24/3/22), Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo, Waiha tanggal(25/3/22) Desa Waiha Kecamatan Kodi Balaghar ,Wainyapu (26/3/22) Desa Wainyapu Kecamatan Kodi Balaghar
Sementara itu Harapan Camat Kodi, ia mengatakan supaya meramaikan pasola sebagai Roh daripada kecamatan Kodi dan pada Umumnya Sumba Barat Daya, ia menghimbau bahwa Rato adat yang ada adalah Bapak kita, ujarnya, adanya kegiatan hari ini untuk menentukan jadwal pasola, kita harus bersatu, tidak boleh kita pisahkan satu dengan yang lain, ia juga menegaskan agar perlu di perhatikan juga adalah Keamanan dan Ketertiban, serta kebersihan itulah yang kita harus jaga, agar pasola boleh berjalan dengan baik, aman, tentram dan Damai, tegasnya
Camat Kodi
Sementara itu Kapolsek Kodi, Ahmad Sidiq, Mengatakan , dari segi keamanan tetap kami siap melakukan pengawalan, polsek, Polres dari Kodim dan Koramil siap untuk melaksanakan pengamanan,selain itu juga, sekarang kita proses PPKM berada pada Level dua (2),hingga nanti dilaksanakan Vaksinasi di beberapa titik ,dan kami saling Koordinasi dari kesehatan dan Kasat intel dari Polres,dan nanti di Arahkan untuk ikut Vaksin bagi yang belum Vaksin, dan nanti yang telah Vaksin harus membawa surat vaksin, dan jenis Sinovac yang belum ada nanti bisa dikomunikasikan dan saling koordinasi, ujarnya
Sementara itu harapan,kapten Tohir , Dan Ramil 02 /Kodi, Mengatakan, bahwa saya ingin mengevaluasi agar jangan seperti tahun lalu, kita melawan kesepakatan bersama, melawan prokes, karena saat itu juga Pandemi, Harapan Kita agar Kegiatan Pasola tahun ini berjalan dengan aman tertib dan sebaik-baiknya , mari kita bahu-membahu, untuk Sukseskan kegiatan ini ,kami melaksanakan tugas pengamanan bukan menghambat pasola tetapi untuk menjaga kenyamanan kegiatan tersebut, dan Keamanan Kita jaga bersama, mohon kerja sama dari kita semua, tegasnya
Sementara,itu Kapolres -SBD,lewat Kabag Ops polres – SBD ,AKP Marselinus Hale, menegaskan bahwa ,Bapak Kapolres menitipkan pesan, menghimbau seluruh Masyarakat, pertama Kita harus mematuhi protokoler kesehatan itu wajib , kemudian nanti pada saat datang,sudah ada titik-titik nanti yang disediakan oleh Tim covid-19 Untuk Vaksin bagi yang belum Vaksin, dan yang sudah harus membawa surat vaksin, tegasnya
Lanjutnya ,berikut datang di tempat pasola jangan dalam keadaan Mabuk, tidak boleh membawa senjata tajam (Sejam) ,kecuali Rato-rato Adat yang lengkap dengan atributnya ,sehingga ketika kami mengamankan bagi yang membawa parang dan yang Mabuk jangan ada yang tersinggung dan sok menjadi pahlawan ,kalau masih sayang parang sebaiknya simpan dirumah, ungkapnya
Saya juga menghimbau agar apa yang menjadi komitmen adat harus di tepati, harus menghargai Rato-rato adat ini,agar pasola bisa berjalan dengan baik dan nyaman,dan Damai,kami mendukung secara Full kegaiatan ini, dari Polrea 200 personil,Brimob kurang lebih 40 atau 50 personil,dan TNI nanti kita komunikasikan, hingga pasola nanti sampai selesai bisa berjalan dengan aman, tegasnya
Sementara itu, Kabid Destinasi Wisata Pasola dari Dinas Pariwisata -SBD,mengatakan,berkaiatan pelaksanaan pasola tentu kami instansi teknis dalam hal ini Dinas pariwisata, dalam posisi mendampingi, Fasilitasi pelaksanaan iconik ini tentunya dengan satu harapan, bisa berjalan dengan baik, aman,tertib dan tenteram, sehingga sebagai destinasi Wisata image ini kita jaga, sehingga kehadiran orang Luar tidak memberi Kesan yang kurang baik kerena ini dampak nya ke image daerah dan ini meningkatkan PAD kita ketika banyak orang Luar yang hadir, Ungkapnya
Ujarnya Lanjut, pasola berjalan dengan baik apabila ada kerjasama dari kita semua, Imbuhnya
Sementara Camat Kodi Balaghar Anderias Jaka Mere, Mengatakan, agar tetap bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agat pasola bisa berjalan dengan nyaman dan Damai
Turut hadir dalam Kegiatan tersebut02 adalah, Kabid Destinasi Wisata pasola ,Kabag Ops Marselinus Hale, Kasat Intel polres SBD Camat Kodi Balaghar Andreas Jaka Mere, Camat Kodi ,Danramil 1629/SBD Kapolsek Kodi dan Kodi Bangedo ,Tokoh adat ,Kades Wainyapu ,Kades Ate Dalo, Kades Wura Homba, Kades Tanjung Karoso, Tokoh Adat, Tokoh Masyakat ,
Ketua Bateman Desa ,Yos Lendu Apresiasi Anggota DPRD Propinsi Dominikus Alphawan Rangga Kaka (Angga) Tanam Pisang 250 Pohon , dan Gebrakan Camat Laura
Ketua Bateman Desa, Yos Lendu
Tambolaka-Kecamatan Kodi Bangedo – Ketua Barisan Desa Aman Tentram (BATEMAN), Yosef Lendu Mengapresiasi dan terinspirasi, Gebrakan Anggota DPRD Propinsi Dominikus Alphawan Rangga Kaka (Angga) Ketika Memberikan Contoh kepada Warga Ia Menanam Pisang dua ratus Lima puluh pohon (250) dan Mengajak Warga untuk menanam kembali pisang, hal ini yang membuat ketua Bateman Desa Yos Lendu sapaan akrabnya, tergerak untuk menanam kembali pisang, Ia juga berjanji untuk sosialisasikan ini kepada Seluruh Desa Se-SBD untuk semangat kembali menanam pisang untuk memperbaiki ekonomi dan ketahanan pangan keluarga , Ia juga sangat apresiasi program camat Laura yang sudah mengeluarkan edaran untuk mewajibkan kepada warga kecamatan Laura lewat Kepala Desa untuk gerakan menanam pisang setiap Kepala Keluarga 20 pohon yang harus ia tanam, saya teringat waktu jamannya Mantan Bupati Sumba Barat,Rudolof Malo, saat itu juga program nya menanam pisang, hal ini juga yang menjadi inspirasi buat saya, sebelum pisang diserang hama penyakit saat itu, banyak warga yang menjual pisang keluar Pulau bahwa kapal Feri hampir setiap hari saat itu
Hal ini di Sampaikan oleh Yos Lendu kepada media, Teriakanrakyatonline. news. Saat di konfirmasi lewat telphon selulernya, Senin (31/1/22) pukul 21.00 Wita
Lanjut Ketua Bateman Desa, ia akan selalu menyuarakan kepada Desa-desa gelar Kembali tanam pisang, kerena penyakit pisang sudah berlalu, dan saatnya pemulihan ekonomi rumah tangga serta pisang juga sebagai salah satu tanaman yang menjadi ketahanan pangan keluarga, Imbuhnya
Ungkapnya Lanjut, saatnya Kita bergerak dan kerja,pasti mengalami perubahan, ia juga mengatakan, sepanjang pantauan nya, sesuai hasil pengamatan selama ini, Situasi Desa masih dalam keadaan aman tenteram ,yang walaupun kemarin ada gesekan sedikit tapi saat ini sudah mulai aman, dengan surat edaran Menteri dalam Negeri dan surat edaran Bupati -SBD ,sudah beberapa Desa yang melaksanakan pelantikan perangkat Desa sesuai Edaran Menteri dan edaran Bupati, karena sesungguhnya Kita taat pada aturan,Pungkasnya
walaupun ada beberapa Desa yang kadang memaksa Camat untuk meminta rekomendasi perekrutan paksa perangkat baru, tapi ada beberapa kacamatan yang tidak melayani kerena bagi mereka melanggar aturan, dan juga beberapa Desa keluar dari Group,tapi tetap juga nanti bertemu, tegasnya ( Wily)
Kaum Awam Cabang Kalera GKS Kadaghu Tana, Masih Kuat Melayani Tuhandan Jemaat
Kaum Awam Cabang Kalera GKS Kadaghu Tana, Rafael Ra Mete
Tambolaka – Teriakanrakyatonline. news-Kodi Utara – Kegiatan Kebaktian dan Renungan Mingguan Gereja Kristen Sumba (GKS) – Cabang Kalera di Pimpin Oleh Kaum Awam, Rafael Ra Mete, dengan Tema Bacaan ,” Orang Samaria Yang Baik Hati ” (Lukas 10 : 25-37), Dalam Khotbahnya Ia Menegaskan Kepada jemat Tuhan tentang ” Kasih” berbicara mengenai Kasih ,berarti berbicara bagaimana kita saling mengasihi satu dengan yang lain, seperti yang di ajarkan oleh Tuhan kepada seorang pemuda ketika ia bertanya kepada Yesus, dan Yesus menyampaikan perumpamaan tentang seorang dari yerusalem menuju ke yerikho tetapi di rampok dan disiksa oleh penyamun , ditinggalkan, ketika itu seorang Imam dan Seorang Lewi datang tetapi mereka tidak menolongnya, tetapi seorang samaria datang dengan keledainya, ia melihatnya dan mengangkatnya, mengolesi minyak serta membawa ketempat penginapan dan orang samaria Memberikan dua dinar kepada Pemilik tempat penginapan tersebut , sambil Berkata rawatlah dan nanti ketika saya kembali beritahu kepada ku jika masih kurang , kata seorang samaria, kepada pemilik tempat, Tegas Kaum Awam Rafael Ra Mete
Majelis jemaat / pantua, Daud Dita Bokol ( kiri), Paulus Pati Kondo (Tengah), Kaum Awam, Rafael Ra Mete (Tengah), Hermanus Ra Kundo (Kanan)
Kebaktian Ibadah Mingguan di Pimpin oleh, Kaum Awam, Rafael Ra Mete, Minggu (30/1/22) pukul 9.15- 9.55 , Wita
Rafael Ra Mete, adalah Kaum Awam di GKS Cabang Kalera, Ia telah berumur delapan puluh dua (82 ) tahun tapi masih semangat melayani Tuhan dan sesama
Ia mengakui bahwa Tuhan Luar biasa dalam hidupnya, melayani Tuhan sudah tiga puluh tahun, dan sampai sekarang masih semangat melayani Tuhan, tidak pernah masuk rumah sakit sejak ia berada di dalam terang kasih Kristus ,mulai dari tahun 1984 ia masuk di gereja Cabang Kalera, sampai ia dipilih menjadi penatua atau majelis jemaat , sampai sekarang ia menjadi Kaum Awam
Kaum Awam,saat Khotbah , Rafael RaMete
Saat ini ia masih semangat melayani Tuhan, dan ia menegaskan Kepada jemaat Tuhan Tentang Kasih, seperti orang samaria yang berbaik hati dan berbelas kasihan ia menolong sesama ,merawatnya dan bahkan mencari tempat penginapan dan menanggung biaya nya, hal ini yang perlu Kita renungi dalam keseharian kita, sudahkah kita seperti seorang samaria?
Yesus Kristus mengajarkan kasih kepada Kita hari ini, tentang Kasih yang terutama dan yang pertama, Yaitu Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, segenap Jiwa mu, akal budimu, dan Sesama manusia seperti dirimu sendiri, itulah yang di ajarkan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada Kita, agar kita menerima yang di janjikan oleh Tuhan Mahkota Kehidupan yaitu Hidup yang kekal diakhirat nanti, Ungkapnya (Wily)
Editor : WM
Rafael Ra Mete, Kaum Awam Cabang Kalera GKS Kadaghu Tana
Misa syukuran Atas Mendapat Ijin Operasional SMA Katolik Santo Yosef Freinademetz
Vikjen Keuskupan weetebula,Pater Agustinus Malo Bulu,CSsR
Tambolaka-Teriakanrakyatonline.news- Kegiatan Misa syukuran tersebut diselenggarakan oleh SMA Katolik Santo Yosef, wujud ucapan terima kasih ,serta ungkapan syukur Mereka, Kapada Sang Pemberi yang adalah Tuhan, Misa Syukuran memperoleh ijin operasional SMA Katolik Santo Yosef Freinademetz,tersebut dipimpin langsung oleh Vikjen Keuskupan weetebula,Pater Agustinus Malo Bulu,CSsR,dan Kom Frater dari konggergasi SVD,Distrik wilayah Sumba.
Pada Kesempatan itu,hadir pula Bupati Sumba barat daya,dr.Kornelius Kodi Mete, Kepala Dinas Satu Pintu profinsi Nusa Tenggara Timur’,Marianus,MSI,Kadis pendidikan dan kebudayaan provinsi Nusa Tenggara Timur’,Linus Lusi Making, SPd.,ketua yayasan St Arnoldus Janssen Tambolaka,pater Wilfridus Wabun,SVD,ketua Derektorad Distrik Sumba, Pater Damianus SVD,para kepala SMP negeri/Swasta se-kabupaten sbd,Camat Laura,yeingo tanda Kawi, SPd, Para SMA negeri/Swasta se-kabupaten SBD.kepala Desa’ Kalena Wanno, Vinsen Malo Ngongo,A.md,staf Guru SMP Santo Yosef Freinademetz Tambolaka,kelapa Bidang SMP Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Sumba barat daya,Yohanes Jo., komite, Tomas, Toda,Toga,Tokoh Pemuda, toko perempuan,dan anak-anak SMP Santo Yosef Freinademetz Tambolaka, pengasuh penari sanggar wantura, Andriana Rangga Bela,SE, wakil ketua Kadin Kabupaten sbd No Woda Lado,pengusaha Sukses, Mikhael Roja dan para insan pers.
Misa syukur ini, berlangsung di Aula Derektorad Distrik Sumba,sbd, Sabtu (29/1/22).
Perestiwa misa syukur ini, sangat Agung dan meriah disambut tarian dan pakalka dan payawau,serta paduan suara Putra Putri SMP Santo Yosef Freinademetz Tambolaka, dengan riuh gempita tangan Frater stop sebagai Deregen,membuat para tamu Undangan menjadi fokus perhatian dan mengaguminya.
Dalam kotbahnya pater Vikjen, mengkisahkan kembali semangat Santo Yosef Freinademetz saat itu dijaman,” Bahwa saat itu , Yosef Freinademetz ini, kelahiran Astria, Jerman ,seorg imam Projo yang tekad meminta permohonan ijin kepada atasan nya Beato Arnoldus Janssen, untuk meleburkan diri ke Cina, dengan mampu menyesuaikan diri,sikap, tindakan dan perilaku seperti org cina,dan berkehendak,supaya masyarakat Cina tidak memaksa untuk menyesuaikan keberadaannya,dan biarlah dirinya yg berusaha untuk beradaptasi keadaan dan Setuasi diCina,pada suatu ketika, pimpinan nya, menyuruh utk kembali ke Austria, tetapi keras kepala utk menetap diCina melanjutkan karya kerasulan dan pewartaan Khabar suka’ Cita di Cina.”
Hari ini kita merayakan misa syukur atas mendapat ijin operasional membangun sebuah lembaga pendidikan,SMA Katolik diwilaya paroki Santo Arnoldus Janssen,utk mendidik anak-anak siswa,yg bermutu, berbobot serta mewariskan nilai-nilai budaya,etika dan Budi pekerti, berdaya saing serta menguasai Dunia IT dan berguna untuk Bangsa dan Gereja, sekarang SMA Katolik bulan Juni,mulai beroperasi,dan memungkinkan utk Membuka perguruan tinggi di wilaya Sumba Tanah Marapu.
Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete
Sementara itu , kata sambutannya Bupati Sumba Barat Daya, dr.Cornelius kodi mete,Ia Mengatakan bahwa SMA Katolik,yang mendapat ijin operasional dari Gubernur,lewat Dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Nusa Tenggara Timur’,dan Dinas Satu Pintu profinsi Nusa tenggara timur, Sangat mendukung dan kami membantu utk mensosialisasikan ditengah masyarakat Sumba barat daya,dan melahirkan anak anak yang Cerdas,sehat pikiran, sehat sikap,sehat otak’,sehat prilakunya dan sehat mental nya,dan sangat mendukung sekali program trategis Pemerintah Kabupaten Sumba barat daya,7 jembatan Emas,yakni: Berkecukupan Pangan, Cerdas/pintar, bercahaya,Sehat,pariwisata, dan Aman dan Tertib.Dari ketujuh harapan bersama,jangan kita berpikir nanti akan masuk Surga,akan tetapi selagi masih hidup,kita sudah mengalami Surga.
Seusai misa syukuran, dilanjutkan pemberkatan lokasi pembangunan SMA Katolik Santo Yosef Freinademetz Tambolaka ini, dalam pesanan pater Vikjen,hari ini,kita Memberkati lokasi dan peralatan pertukangan,seperti,Batu Wadas,tali benang ukur,sendok semen,dan campuran semen,pasir,air disebuah ember kecil.Kita membangun diatas batu Wadas, harapan supaya kuat dan kokoh.apabila peletakan batu pertama ini,tdk Menjadi kenyataan,maka saya orang pertama yg melemparkan batu-batu ini,Ujarnya
Sementara’ itu Ketua Yayasan Santo Arnoldus Janssen, Distrik Sumba, pater wilpridus Wabun,SVD menyatakan bahwa,Rasa syukur ini,karena penyertaan Nya hingga ijin operasional membangun sebuah SMA Katolik, cepat sekali dan kami sungguh sungguh serius untuk manusia Cerdas dan berkompe titif.mohon dukungan doa, Pemerintah, masyarakat,dan semua stekholder utk mendukung kami. ( Moses /TR )
Meningkatkan Mutu Pendidikan Ini tidak Cukup dengan Kecerdasan Intelektual , tetapi Harus Dengan Hati
Pose : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ,Fransiskus M. Adi Lalo, S.Sos
Tambolaka – Teriakanrakyat.news, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Fransiskus M. Adi Lalo,S.Sos Mengatakan bahwa ia baru satu bulan aktif di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setelah saya di lantik, dan saat ini baru sampai pada tahapan pertemuan evaluasi, yang jelas kedepannya ada upaya-upaya untuk menerapkan delapan (8) Standar sistem Pendidikan Nasional , Dinas Pendidikan dan Kebudayaan adalah Tempat yang banyak mengelola,program, Kegiatan untuk mencerdaskan dan Keuangan merupakan faktor pendukung yang sangat besar , baik di sekolah maupun saat ada di lapangan
Saya Berharap agar jangan ada orang yang membisniskan Lembaga ini untuk memperoleh keuntungan secara Pribadi bahkan secara Kelompok , karena Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini adalah tempat yang subur , yang banyak mengelola Kegiatan dan program, serta banyak Keuangan yang di kelola , Imbuhnya
Hal ini di Sampaikan oleh, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Fransiskus Adi Lalo, saat Media Konfirmasi di kediamannya di Desa Rada Mata, Kecamatan Kota Tambolaka, Rabu (27/1/22)
Lanjutnya, Kita Mengelola Lembaga pendidikan ini, tidak cukup hanya kecerdasan intelektual saja tetapi Kita Layani harus pakai Hati, semua harus sadar bahwa, Ketika di tempatkan harus bekerja secara loyal dan profesional,sesuai tugasnya,katanya
Dirinya dengan Pengawas sudah lakukan pertemuan, ada enam belas pengawas yang belum memiliki Motor Dinas, bahkan setiap Pengawas mengkoordinir delapan (8) sampai sepuluh(10) sekolah di kecamatan yang berbeda dan mereka belum di Fasilitasi dengan Kendaraan Operasional, hal itulah yang menjadi hambatan mutu pendidikan, itu Kondisi yang terjadi ,Imbuhnya
Dan sekarang ini anggaran di Pemda masih sangat terbatas, sangat sedikit dan Saya berharap kedepannya ,Fom Anggaran Kita dorong agar bisa mem fasiltasi untuk tenaga pengawas
Ia juga Mengatakan, Kita tidak boleh hanya orientasi pada pembangunan Fisiknya saja, tetapi Mutu atau Kuliatas Pendidikan yang Kita harus kejar , oke lah kita mau membangun gedung yang besar kita mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan dari sana bermilyar , tetapi kualitas pendidikan kita jika tidak di perhatikan tidak di pacu, tidak ada perubahan, maka kita tetap hanya berjalan di tempat, Kita menggerakkan pendidikan ini agar ada hasil nyata dalam menarik Gerbong pendidikan itu menuju pada tujuan yang Kita harapkan , sesuai tujuh program unggulan strategis pemerintah daerah salah satunya Desa Pintar dan cerdas, tegas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,yang akrab disapa Bapak Guntur
Kita harus Fokus bagaimana menata serta meningkatkan mutu pendidikan, setelah itu Kita Fokus pada pembangunan Fisik yang megah, itu baru benar , ujarnya
Sehingga menurut saya , Dinas ini besar dan Pengelolaan keuangan nya cukup besar, maka bisa mempengaruhi orang untuk membisniskan pendidikan, kerena disitu merupakan ladang yang subur bisa mendapatkan keuntungan secara Pribadi bahkan secara kelompok, kalau ini terus di biarkan, maka dunia pendidikan di Kabupaten Sumba Barat Daya hanya berjalan Stagnan atau berjalan di tempat, tegas Ady Lalo
Lanjutnya, menjadi pemimpin tidak cukup hanya kecerdasan intelektual, tetapi Kita Bekerja pakai hati nurani Kita, Ungkapnya
Semuanya harus sadar bahwa ketika di tempatkan dibidang pendidikan , pada saat itulah di tuntut secara moral untuk memperbaiki sistem kerja , dia punya tanggung jawab moral terhadap Tuhan dan terhadap Negara ini serta Daerah, terhadap Dinas pendidikan bahkan kepada anak-anak atau generasi Penerus bangsa , Tegasnya
Kita hidup ini tidak terasa, umur kabupaten SBD sekarang sudah empat belas tahun, tetapi hanya begini-begini terus tidak ada perubahan, dan gebrakan atau Kebijakan yang di tempuh oleh Bupati sekarang sudah semakin baik menurut saya, jika seseorang di tempatkan disatu bidang ia harus menjiwai dan harus punya tanggung jawab moral disitu, sehingga Kita menjadi pemimpin harus merubah pola kerja, berpikir Inovasi, kreatif, untuk membangun Daerah sesuai tugas yang dipercayakan oleh Tuhan dan Negara, ungkap nya, marilah Kita Bekerja sama,antara dinas dengan Sekolah, kepala sekolah dengan Guru-guru, warga Masyarakat sebagai orang tua murid untuk mencapai tujuan, kita berpedoman pada manajemen pendidikan, harus menempuh beberapa hal, ada perencanaan, Organisation, Controling atau Pengawasan, dan Evaluasi, Tutupnya . ( Wily, Moses/Red/TR)
Kurangnya Keterbuaan Antar Ketua Kelompok Dengan Anggota
Foto : Carolina Louro ,Anggota DPRD SBD, dari Fraksi Nasdem
Berbicara kelangkaan pupuk yang sering terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Anggota DPRD Kabupaten Sumba barat Daya Carolina Louro angkat bicara.
Baginya, kelangkaan pupuk ini juga sering dipermainkan oleh sebagian kelompok tani (Poktan).
Untuk itu, Poktan diharapkan untuk saling terbuka antar anggota dan Ketua Kelompok mengenai harga pupuk. Harga jual pupuk sebaiknya disesuaikan dengan HET dan berdasarkan edaran SK Bupati SBD.
Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya, Carolina Louro, Jumat (27/1/22) kediamannya Desa Rada Mata, Kecamatan kota Tambolaka.
“ Berbicara tentang pupuk, kadangkala kelompok tani juga tidak saling terbuka soal harga pupuk,hingga harapan kami, antar anggota kelompok saling komunikasi yang baik, agar pupuk tersebut secara merata dirasakan oleh anggota kelompok ” kata Louro.
Kata Louro lanjut, sejatinya setiap Poktan terdiri dari 20 orang anggota , untuk memperoleh pupuk organic setiap kelompok diberikan harga /perkarung Rp.120.000.
Namun, yang terjadi setelah pupuk sampai ditempat kelompok tani,kadang terjadi kesalah pahaman antar anggota dengan ketua kelompok
Untuk itu, dirinya meminta agar ada perubahan dalam pendistribusian pupuk agar sesama petani saling berbagi agar secara merata , dirasa oleh anggota dalam kelompok tersebut ,tegasnya
Selain, itu setiap anggota Poktan dapat terlayani secara merata ,dan tidak boleh ada perbedaan harga satu dengan yang lain, Imbuhnya
Selain itu, anggota Komisi B ini, saat ini juga ada beberapa kelompok tenun ibu ibu yang terbentuk, ada belasan kelompok yang mendapat bantuan benang tenun,lewat pokir DPRD
Benang tenun ini untuk meningkatkan ekonomi keluarga, apabila serius mengerjakan dapat juga digunakan untuk menyekolahkan anak- anak Mereka
Kata Dia, pantauan saya saat reses di lapangan, terdapat sejumlah koperasi yang bangkrut dengan alasan bervariasi.
“Anggota kurang aktif, sudah keluar dari Anggota, macet karena pinjaman tidak dikembalikan, pinjaman mati ditangan anggota,”
Untuk menjawab aneka masalah ini harus dilakukan pembenahan manajerialnya serta selalu melibatkan anggota koperasi dalam berbagai pelatihan.
Kepala Puskesmas Rada Mata: Kami Masih Kekurangan,Vaksin, Logistik berupa,Spoit dan Kapas alas Alkohol
Pose bersama : Tim Covid -19 Puskesmas Rada Mata ,TNI, Polri dan Kades bersama Perangkat Desa
Tambolaka-Kota – Kepala Puskesmas Rada Mata ,Karolina Rambu Fuji, SST, IaMengatakan bahwa terkait dengan Vaksinasi adalah Kegiatan yang bagus, kerena kegiatan tersebut adalah Kegiatan secara Nasional bahkan Internasional melaksanakan Vaksinasi secara Massal yang wajib di lakukan, Masyarakat Sumba sekarang ini sudah sangat optimis serta antusias terkait Vaksinasi, tetapi yang menjadi kendala sekarang ini adalah ketersediaan Logistik dan Vaksin,sedangkan untuk terkait dengan Tenaga medis kami siap, Kata Kepala Puskesmas Rada mata, dan ketika ketersediaan vaksin dan logistik banyak,ia juga mengatakan bahwa jika stok Vaksin dan logistik banyak tentunya kami selalu turun di Desa-desa istilahnya kami menjemput bola,jika kami menunggu di Puskesmas hanya satu dua orang yang datang karena berbagai alasan mereka, ujarnya
Hal ini di Sampaikan oleh Karolina Rambu Fuji, saat Media konfirmasi di Kediamannya, jalan Kata Paroro, Kamis ( 27/1/22) Pukul 17.06 Wita
Lanjut Dia, ternyata ketika melaksanakan Vaksinasi di Desa-desa, banyak lanjut usia (Lansia) yang kami jumpai, sehingga selama ini kami tidak menunggu di tempat tetapi kami giat terus bersama polri, TNI dalam hal ini babinsa serta kami Tim Medis, katanya. Selain lansia terkadang kami mendapati warga yang hadir hanya sedikit, karena mereka lebih sibuk di kebun atau kegiatan lainnya,hingga hal itu lah kadang yang menjadi kendala, kuota sedikit ,namun ada di beberapa Desa kami jumpai warga sangat banyak yang datang, mereka berpikir bahwa kehadiran Tim Covid -19 disana sudah sangat membantu mereka dari segi pengeluaran biaya transportasi karena sudah dekat dengan rumah mereka, Imbuhnya
Ungkap lanjut , Karolina Rambu Fuji, saat ini Se-kabupaten Sumba Barat Daya di dua kecamatan kota dan Kecamatan Laura sudah lebih banyak sasaran yang telah vaksin baik tahap pertama maupun tahap kedua , hanya yang menjadi kendala saat ini adalah Kekurangan Logistik berupa,Vaksin, spoit dan kapas alas alkohol ,tetapi ada beberapa Kabupaten yang Vaksinnya banyak bahkan sampai kadaluarsa ,dan kadang kami juga dapat realokasi dari kabupaten lainnya, dan tidak pernah tersisa tetap kami habiskan yang walaupun terkadang waktu kadaluarsa semakin mepet tetapi kami tetap kami usahakan mencari sasaran untuk digunakan sebelum kadaluarsa,dan bahkan kerjasama kami antara, TNI, Polri dan Kades bersama Perangkat Desa sangat baik,bersinergi yang sangat bagus, Katanya
Terus terkait dengan Varian Baru Omicron, khusus di Sumba Barat Daya belum ada yang terkonfirmasi masih nol persen, dan sebelum itu selalu melakukan pencegahan lewat Lima (5) M untuk Covid-19 dan Tiga(3) M untuk DBD, Tutupnya
Tim Covid-19 , Polri dari Polres dan Polsek Kodi Utara Kegiatan Vaksinasi Di Desa Bila Cenge – Kecamatan Kodi Utara-SBD
Kapolsek Kodi Utara, bersama Anggota, Kasat Shabara polres SBD bersama Avong Anggota, Tim Medis Puskesmas Bila Cenge,
Tambolaka – Kodi Utara – Tim covid-19, Medis Bersama Polres dan polsek Kodi Utara, Giat terus Melaksanakan Vaksinasi dari Desa Ke Desa, kemarin Desa Hameli Ate, dan Hari ini di Desa Bila Cenge Kecamatan Kodi Utara Kabupaten Sumba Barat Daya Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).Yang turut hadir dalam Kegiatan Vaksinasi tersebut, dari Polres, Kasat Shabara, Lambertus Purnama, Awong Mantan Kapolsek Kodi Utara, sedangkan dari Polsek Kodi Utara, Kapolsek Ipda Viktor Hendra Nana, SH, bersama Kanit Intel polsek Kodi Utara, Bersama Anggota polsek, Dokter Jeyner bersama Tim medis Puskesmas Bila Cenge lainnya ,dan Perangkat Desa Bila Cenge
Hal ini disampaikan oleh Tim Medis Trisno, Puskesmas Bila Cenge, Saat media konfirmasi,di aula kantor Desa Bila Cenge, Kamis ( 27/1/22) pukul 12.48 Wita
Lanjut Trisno, kami hari ini tidak pasang target tetapi kami siap melayani semua Masyarakat yang datang untuk Vaksin , Jenis vaksin yang di gunakan untuk Vaksinasi hari adalah Astra seneca, dan Jumlah angka total yang di Vaksin hari ini masi dalam perekapan, Ujarnya
Sementara Seorang Warga, Mibo Bela, ia hendak menjalani Vaksin kedua, membawa surat vaksin Jenis Sinovac, belum di layani karena hanya Jenis Astra Sinecca yang ada tadi hingga tidak di vaksin
Sementara itu Pantau Media masih ada Warga yang berdatangan pada jam 12.46 untuk mau dilayani Vaksinasi tetapi setelah di lihat surat Vaksin mereka menggunakan jenis vaksin Sinovac, hingga mereka diarahkan untuk kembali sambil menunggu nanti jenis Sinovac
” Sumba Barat dan Sumba Barat Daya Kehilangan Seorang Tokoh pejuangPendidikan ,Karena Kini Telah Pergi “
Fhoto : Alm. Niko Dunga
Tambolaka -Teriakanrakyat.news- Seorang Pejuang Pendidikan, Kini tinggal Kenangan buat semua keluarga besar Kampung Tambera,serta semua Keluarga besar, kenalan, Sahabat ia telah kembali kepangkuan sang Pemilik kehidupan selama -lamanya, ia berpulang pada hari Jumat, (21 Januari 2022 ) , Jumat adalah hari kelabu bagi langit Webangga, Kampung tua Tambera sesaat sepi senyap lantas jadi riuh penuh ratapan. Tambera menangis lantaran kehilangan sosok penting, figur karismatis, tokoh sentral. Guru NIKO demikian biasa beliau disapa, berpulang dalam Damai dan tenang menghadap Sang Penciptanya. Satu tiang penyangga dari pusaran paling dalam Ritual mistis magis “Poddu” bagai rebah dihadapan Ina-Ama para Leluhur Agung
Segenap Anak Suku ANAWARA bagai bisu terdiam kaku, bagaimana tidak ? Seorang Putra terbaik mereka telah pergi utk selamanya,kini hanya tinggalkan kenangan Indah dan nama yang baik
Hal ini di sampaikan oleh Pelipus Fernandes, kepada Media lewat Via Whatsappnya, Rabu (26/1/22) ,
Lanjut Pelipus Fernandes, Keluarga nya, Pada hari ini Rabu ia dikebumikan ditanah kelahirannya Kampung Tambera Sumba Barat ,alamat Rumah Alm, beranda di Sumba Barat Daya, tetapi kampung halaman tempat kelahiran di Sumba Barat
Pada Masa Hidupnya beliau banyak terjun dan terlibat dalam berbagai macam kegiatan dan berada di lembaga, Bahkan seluruh Warga yang dekat dengan nya
Bahkan Semua Keluarganya, Mengenang Almarhum Niko Dunga, sebagai : Seorang Guru,tokoh adat, seorang Pencinta budaya, seorang aktivis sosial dan politik, seorang juru bicara adat dan budaya ,seorang seniman, seorang pencinta olah raga khususnya sepak bola,seorang Reporter olah raga pada jamannya
Seorang MC kawakan pd jamannya. Beliau juga dikenal sebagai sosok kontroversial : beliau punya banyak daya tapi tetap sederhana dan jujur ikhlas. beliau seorang beriman yg militan biar jarang mengunjungi gereja. beliau mendukung tuntas pelaksanaan Ritual-ritual Agung dari para Leluhurnya, tapi dia bukan pelakunya, beliau anak mas Misionaris Katolik, sebagai generasi muda pertama yg mengenal KRISTUS, menjadi penganut Katolik yg setia
Dalam Keluarga intinya beliau dikenal ,selalu memberi, senang menolong, Senang berdiskusi serius dan reflektif, selalu menjaga dan membangun relasi dengan semua orang tanpa memandang muka, secara bersahabat
Keluarga besar Mendoakan Alm. Niko Dunga, Bukanlah kebetulan engkau berpulang di hari keramat Jumat yg Agung. Itulah juga hari WafatNya Sang Guru Ilahi. Luar biasa…! Bapa Sorgawi adalah Bapa Mahapengasih.Ungkap keluarganya
Tangis haru keluarganya lewat DOA mereka, Sekalipun salah dan dosamu merah seperti kirmizi, Bapa atas langit dan bumi ,Dalam Nama Tuhan, Bila Ia berkenan membersihkanmu sehingga menjadi putih seperti salju,hingga berada di Alam Baka tempat para Kudus, Selamat jalan Kakek, Suami, Ayah, Kakak, Adik, Saudara, Guru dan Sahabat, Ungkap Pelipus Fernandes , ( Moses Bokol /TR )
Melkianus Lubalu Pemilik PT Bumi Indah Menanam Anakan kelapa di Pantai Managa aba
Camat Laura Yengo Tada Kawi (Kiri), Ongko Min, Melkianus Lubalu Direktur PT. Bumi Indah (Kanan)
Tambolaka-Teriakanrakyatonline.news-Kecamatan Laura – Melkianus Lubalu ,Direktur PT. Bumi Indah yang akrab disapa Ongko Min ini , sangat antusias terhadap Penghijauan untuk Keindahan Pesisir Pantai Managa aba,wujud nyata dukungan ,Direktur PT. Bumi Indah ini, adalah Mengerahkan alat Berat berupa Exavator untuk membantu menutup kembali Pesisir Pantai Managa aba yang di tambang secara liar dan merusak tempat wisata tersebut, Ia juga Mengambil bagian lewat beberapa anakan kelapa yang di tanam oleh Bupati, wakil Bupati, pj. Sekda SBD, juga turun serta menanam kelapa
Kegiatan penanaman Kelapa berlangsung di Pantai Managa aba, tempat Wisata, Jumat (21/1/22)
Ongko PT.Bumi Indah, Melkianus Lubalu,Berharap bahwa dengan adanya tanaman-tanaman tersebut, Kita bersama-sama menjaga agar bisa bertumbuh dengan baik sampai besar ,agar tempat ini indah dan sejuk, sehingga Wisatawan-wisatawan bisa beta di tempat ini, Imbuhnya
Bupati SBD Kornelius Kodi Mete, Ongko Ming, Menanam Kelapa di pantaiMananga aba ,Camat Laura Yengo Tada Kawi ,Wakil Bupati SBD Marthen Cristian Taka
Ia juga berharap agar tanaman ini selalu dijaga,pelihara dan disirami, hingga bisa bertumbuh dengan baik ujarnya
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.