Keluarga Korban Meminta Kepolisian Agar secepatnya Mengamankan terduga Pelaku Penyerangan

Tambolaka- Kodi Utara – Keluarga dan Korban telah melaporkan di Polsek Kodi Utara,pada tanggal (23/3/22), terduga Pelaku-pelaku Penyerangan dan Kekerasan,Gregorius Radu Bani Inisial (GRB), Paulus Ra Mone, Inisial (PRM),Markus Muda Kondo, Inisial (MMK), Agustinus Rangga Homba, Inisial (ARM), Gregorius Radu Gheda, Inisial (GRG), Pati Laura ,Inisial (PL) ,Rato Bone ,Inisial (RB),dan Rombongan Homba Kawica, hingga akibat Serangan dan Kekerasan pelaku-pelaku tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka terkena busur panah ,Yakni Laurensius Lere Deta, Terluka di bagian betis bagian Kanan terkena busur panah dan Agustinus Malo Ngedo, Terluka di bagian telapak Kaki kanan terkena busur panah,dan keluarga Korban berharap Kepada pihak Kepolisian agar secepatnya di amankan,karena pelaku-pelaku saat berkeliaran di Kampung Homba Kawica, dan bahkan pada hari sabtu pelaku-pelaku tersebut, di duga Kembali mendatangani keluarga Korban mencaci maki, dan tiap Malam kami tidak nyaman Karena saat ini ada Rombongan terus yang selalu mengganggu kami
Hal ini di sampaikan oleh Korban, Laurensius Lere Deta, Kepada Media, Sabtu (9/4/22)
.Kronolgis Kejadian, Pada tanggal 22/3/2022,Korban Laurensius Lere Deta bersama Anak-anak nya Sedang menyemprot rumput,persiapan tanam jagung kedua ,Sedang lainnya ada sementara tanam jagung , kemudian Rombongan Kampung Homba Kawica Desa Onggol Kecamatan Kodi, datang bersama pelaku-pelaku tersebut langsung menyerang, mencaci maki tanpa alasan, ketika tidak didengar, saat mereka mencaci maki, semua rombongan bersama terduga pelaku tersebut mengayunkan Panah mereka, hingga akhirnya kami terkena panah,kemudian kami memutuskan untuk pulang ke rumah , dan langsung kami pergi Kepuskesmas Bila Cenge Untuk menjalani perawatan , Ungkapnya
Harapan mereka, agar secepatnya terduga pelaku-pelaku penyerangan bisa di Amankan oleh pihak Keamanan dan di proses sesuai aturan yang berlaku, jika belum di amankan, mereka slalu mengganggu aktivitas kami, padahal sesungguhnya kebun yang kami bersihkan dan di tanami sudah bertahun-tahun kami tanami jagung dan padi sampai sekarang bukan tanah sengketa yang kami bersihkan , Ungkap Laurensius Lere Deta
Sementara itu, ketika Media menghubungi Kapolsek Kodi Utara, Ipda Victor Hendra Nana, SH, lewat telphon selulernya, tidak sempat mengangkat telpon


















Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.