Ini Warga Sedang Kecewa Karena Tanaman Jagung yang Sudah Berbunga di Serang Hama Belalang Kumbara
Tambolaka -Hama Belalang Kumbara Kembali Serbu Tanaman Petani di Beberapa Kecamatan di Kabupaten Sumba Barat Daya. Kecamatan Wewewa Tengah, Kecamatan Wejewa Barat, Kecamatan Kodi Utara Desa Noha dan Desa Hoha Wungo , Kecamatan Kodi Desa Onggol,Desa Kawango Hari , Kini tanaman jagung tinggal Batang, Beberapa Warga kecewa dan kesal sampai saat ini belum bisa diatasi
Pantauan Media, Senin (9/5/22)
Sampai sekarang masih di Desa Onggol Kecamatan Kodi Sedang Serbu tanaman Warga, Dan beberapa Pemilik kebun hanya pasrah tanpa tindakan saat ini
Harapan Beberapa Warga agar secepatnya di tangani oleh pihak terkait ,agar bisa mengurangi hama belalang yang menyerang tanaman petani, pungkas Beberapa warga yang enggan menyebutkan nama mereka
Sampai Berita ini di turunkan Belum berhasil Konfirmasi di Dinas Terkait
Santy Dan Sinta (Kiri), Moses Bokol, Insan pers (Kanan)
Tambolaka-Kadul, Teriakan Rakyat online news. Kisah kasih disekolah, bersama insan pers, jalan kaki menuju ke tepian menunggu ojek,akan tetapi ojek pun tidak kunjung datang, sepanjang perjalanan menuju tempat pangkalan ojek, kiranya dekat,ternyata sekitar 2 kilometer jauhnya, tetapi tidak terasa jauh, karena dalam perjalanan,kami saling berbagi kisah dalam menjalani kehidupan yang penuh Sandiwara
Ceritera pendek perjalanan kisah,yang terjadi hari , Rabu,(27/4/22)
Kedua gadis ini,adalah peserta ujian di salah satu SMP negeri,kota Tambolaka, bernama Santy dan Sinta,menurut kisah yang diuraikan kedua gadis cantik berkulit hitam, bersambut air ini, berceritera,bahwa selama belajar di SMP negeri,kami selalu jalan kaki,karena org tua kami adalah petani dan mama,ibu rumahtangga.lalu insan pers,sudah bersahabat karib jalan kaki,sejak menjadi wartawan,termakan usia dalam tugas kewartawanan, karena sdh 27 tahun Menjadi wartawan lokal dan baru 1 tahun menjadi wartawan online di Safari ntt Com
Kedua gadis cantik ini, menuturkan pertanyaan kepada insan pers tersebut, Mengapa Bapa Tidak beli motor dan minta motor di orang-orang besar? Lalu insan pers menjawabnya,ya, Bapa Khan sudah termasuk orang susah,lalu tidak mau menyusahkan orang lain.kedua anak itu menjawabnya oh begitu ya Bapa,lalu terus bertanya, Bapa Khan wartawan lama, pasti’ di tempat Bapa wawancara dan ambil berita-,khan mereka kasih uang?lalu insan pers menjawabnya memang benar sekali Anaku,tetapi Bapa hanya meliput Berita atau ambil berita, ditempat orang yang kita wawancarai,bukan ambil uang,hanya ambil berita-.nona sintha dan nona Santy, serentak menjawabnya,oh begitu lagi Bapa.
Kami pikir menjadi wartawan, banyak uang.dan insan pers menjawabnya, ya itu menurut pemikiran org lain, kenyataan nya tidak anaku,kalau bapa ini, biar tidak mempunyai sepeser uang pun, bukan menjadi hambatan dalam meliput Berita dan mewawancarai orang!,biar jauh dekat tetap semangat jalan kaki,loyal dalam tugas.kedua Nona,masih bertanya,kenapa ew Bapa!ditempat ambil berita ko tidak menghargai sekali profesi wartawan?,jawabnya oh iya, tetapi tidak semua orang yang memahami dan menghargai tugas dan profesi wartawan,palingan,hanya mengucapkan terimakasi.dan kami enjoi saja tugas ini. Lalu kedua gadis ini,insan pers bertanya , setelah ikut ujian dan Nanti lulus ujian,mau rencana lanjut kemana? Santy menjawab,kalau saya masuk di SMA Santo Alfonsus weetebula,sedangkan nona sintha,mau masuk di SMK, Pancasila Tambolaka
Tak lama kemudian kami berphoto bersama, seusai photo photo, tidak bayangkan, bahwa senior Bapa Tote Bulu,dari kantor daerah,lewat ibaratnya pucuk dicinta ulam pun tiba.dan langsung jalan,dan tempat tinggal nya di kererobo. Di atas motor, seniorku pa Yos Bulu,langsung tanya, wawancara dimana tadi? Oh iya,di SMP negeri 3 kota
Tambolaka, wawancarai kepala sekolah,dan wawancara Kepala SMKN 1 Kota Tambolaka, kenapa tidak minta utk diantar,oh jangan Kaka, mereka juga tanya, dengan apa Tadi,saya jawab, dengan ojek,oh lalu bagaimana? Aman saja,ojek masih banyak,ternyata,uang sepeserpun,wartawan tidak pegang,. waduh gawat moses, kenapa Kaka?ya jangan terlalu idialis,jawabnya, terlanjur terbentuk,memang tidak ada penguburan khususnya orang-orang yang idialisme??? Benar’ sekali seniorku, wartawan turun di depan rumah sakit karitas,lanjut jalan kaki menuju kampung belakang, rumah pa Lukas Tamo Ama,ternyata pa Lukas nya , Siang_siang ke kebun,ambil nasi babi,20 menit,pa Lukas Tamo Ama, datang,baru diantar ke rumah ku di
Tambolaka.idialisme dan kenyataan serta harapan,hampir dunia tabalik pun tidak ada titik ketemu nya.demikian ceritera pendek perjalanan kisah,yang terjadi hari Rabu,27/4/22. Demikian perjalanan menuju ke tepian yang unik memang.
Warga yang sementara Antrian terima BLT DD, Desa Kalena Rongo
Tambolaka -Kodi Utara Kalena Rongo – Warga Desa Kalena Rongo Menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD), Tahap satu (1),jumlah penerima Manfaat (KPM) Desa Kalena Rongo 243 ,Dusun satu 70 orang, Dusun dua 69 Orang dan dusun tiga 104 orang
Kegiatan pembagian BLTDD tersebut di laksanakan di Aula kantor Desa Kalena Rongo,Jumat( 29/4/2022)
Jumlah yang di terima per KPM perbulan Rp 300.000, hinga total yang mereka terima Rp 900.000,’ Untuk tiga bulan, yakni bulan Januari, Februari, dan Maret,
Sementara itu ditengah sibuk Kegiatan pembagian BLTDD, ada Beberapa warga yang tidak puas dengan Pelayanan tersebut bertanya tentang diri mereka yang pernah dapat BLT namun saat ini nama mereka tidak dapat, hingga menimbulkan kesalah pahaman akhirnya terjadi Adu mulut antara perangkat Desa dengan warga,akhirnya Kegiatan tersebut tidak nyaman dan akhirnya diamankan oleh pihak polsek Kodi Utara
Sementara, Yohanes Dodok, Tokoh Masyarakat Desa Kalena Rongo, Juga bertanya mengenai warga yang sangat Miskin tapi nama mereka tidak diakomodir dalam Bantuan tersebut, padahal Dia masuk kategori Miskin dan Dampak Kovid-19 ,tetapi diabekan, sedangkan yang lulus PPPK, Daniel Ana Ote, nama ada sebagai penerima Bantuan tersebut, Ungkap Yohanes Dodok
Lanjutnya, sementara itu ada penerima BLT dobel terima di PKH, PKM Sedangkan yg tidak terima Bantuan Lain Mereka tidak terima BLT padahal Kepala Dusun dari dusun 1,2 dan 3 ,setelah mereka mengundang orang ternyata nama-nama penerima BLT yang sudah diundang tetapi saat sampai di kantor Desa, Kades Bersama perangkat Baru, menyatakan kepada warga yang telah di undang nama tidak ada, sehingga terjadi keributan
Sementara itu, Saat konfirmasi Kepada kepala dusun Dua Hendrikus Rendi Bokol, lewat telphon selulernya, Dia mengatakan,Khusus dusun Dua, bagi warga yang protes mereka baru terima BPNT dan lainnya ada terima PKH, Ungkap Kepala Dusun Dua Hendrikus Rendi Bokol
Kades Kalena Rongo, Rofinus Gheru Kaka (Kiri), Andreas Radu Kaka, Perangkat Desa Lama (Kanan)
Tambolaka-Kodi Utara -Perangkat Desa Lama Andreas Radu Kaka bersama perangkat Desa lainnya pertanyakan Bendahara Desa Kalena Rongo Yang diduga baru,, Karena Setahunya Mereka belum ada Rekomendasi dari Camat untuk Pengangkatan dan Pemberhentian perangkat Desa yang baru , serta belum ada Pelantikan perangkat Desa secara Resmi yang dilakukan oleh Kepala Desa, hingga akhirnya perangkat Desa Lama bersama beberapa warga Desa pertanyakan kepada Kepala Desa Kalena Rongo Rofinus Gheru Kaka bersama beberapa Warga Dusun tiga(3) Mengenai Bendahara dan Kepala Dusun tiga, sesungguhnya Siapa yang baru dilantik, karena belum ada pelantikan Perangkat Desa
Hal ini di Sampaikan oleh Andreas Radu Kaka, kepada Media,dikantor Desa Kalena Rongo, Jumat (29/4/22)
Lanjut Andreas Radu Kaka, dirinya tidak puas dengan hasil verifikasi Yang di lakukan oleh Kepala Desa , bahkan ,belum ada pelantikan perangkat yang diduga perangkat baru sudah masuk kantor dan dirinya bersama perangkat Desa lainnya juga mereka Rajin masuk kantor, ungkapnya
Lanjut Andreas Radu Kaka, saya pertanyakan semuanya ini Bukan untuk Menghalangi Kegiatan pembagian BLTDD tetapi dirinya bertanya tentang, Rekomendasi pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa dari Camat tidak ada, sementara itu Surat Keputusan Kades tentang Perangkat yang dikatakan Kades sudah di Lantik,ternyata tidak ada,malah Kades tanya balik SK kepada perangkat Lama Andreas Radu Kaka, Ujarnya
Lanjut Andreas Radu Kaka ,Kami Masuk Kantor dan bekarja sesuai Amanah Permendagri, Surat edaran Mendagri Dan Bupati Sumba Barat Daya, kami memenuhi syarat sesuai persyaratan, ungkapnya
Sementara itu, Saat media ingin konfirmasi terkait Hal tersebut , Kades enggan berkomentar banyak ,bahkan pada saat media Mau Wawancara Kades, kades enggan Memberikan Keterangan
Sementara itu pula,berdasarkan hasil pantauan Media, Kades Kalena Rongo Rofinus Gheru Kaka, dan Rehi Muka Tutu yang Mengakui dirinya sebagai panitia Penjaringan dan Penyaringan perangkat Desa, Melarang Perangkat Lama untuk Masuk Kantor ,alasannya Karena pada tanggal 17/3/22 telah verifikasi berkas dan telah Penetapan perangkat Desa
Menurut Radu Kaka baru Penetapan berkas , Kades sudah Mengatakan Kepada Andreas Radu Kaka, tentang Pengangkatan dan Pemberhentian perangkat Desa , Sudah dinyatakan tidak Lolos,tetapi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, Karena tidak ada Rekomendasi dari Camat, sudah bertentangan dengan Permendagri, surat Edaran Mendagri ,Edaran Bupati Sumba Barat Daya dan Perda nomor 6 Tahun 2016,Pungkaa Andreas Radu Kaka
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Desa Kalena Rongo, Yohanes Dodok dan Beberapa warga lainnya pertanyakan juga Kepala Dusun tiga, dan sampai saat ini masih Kepala dusun lama yang aktif jalankan tugas, Mulai saat Musdes sampai saat ini, Ungkap Yohanes Dodok
Betun – Peristiwa penganiayaan dan percobaan pembunuhan yang dilakukan orang-orang tak dikenal terhadap wartawan media online Suaraflobamora.com Fabianus Latuan di depan pintu gerbang PT Flobamor, salah satu perusahaan daerah milik Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 26 April 2022, pukul 14.00 wita di Jln Teratai No. 5 Kelurahan Naikolan Kecamatan Maulafa Kota Kupang, adalah tindakan main hakim sendiri yang sangat-sangat keji, melanggar hukum, hak azasi manusia (HAM), demokrasi dan pembungkaman kebebasan pers.
Hal ini disampaikan Oleh Ketua Badan Pengurus Kontas Malaka, Ciryiakus Kiik, Lewat WA Group, Rabu , (27/4/2022)
Peristiwa ini terjadi hanya sesaat setelah terlaksananya jumpa pers klarifikasi pihak manajemen PT Flobamor terkait dana dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) milik Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur itu senilai Rp1,6 Miliar Tahun Anggaran 2019 dan 2020. Dana tersebut diduga kuat tidak disetor pihak manajemen PT Flobamor ke Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur sebagaimana terungkap dalam hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelumnya yang kemudian gencar diberitakan media massa termasuk Suaraflobamora.com pimpinan Fabianus Latuan.
Sehingga, sangat diduga kuat, tindakan penganiayaan dan percobaan pembunuhan yang dilakukan orang-orang tak dikenal terhadap wartawan Suaraflobamora.com Fabianus Latuan sangat terkait erat dengan berita.
Atas peristiwa penganiayaan dan percobaan pembunuhan terhadap wartawan Suaraflobamora.com Fabianus Latuan dan dugaan korupsi Rp1,6 Miliar di lingkup PT Flobamor tersebut, kami KOMUNITAS WARTAWAN PERBATASAN (KONTAS) Malaka membuat PERNYATAAN SIKAP sebagai berikut :
Mengutuk keras tindak kekerasan berupa penganiayaan dan percobaan pembunuhan yang dilakukan orang-orang tak dikenal terhadap wartawan media online Suaraflobamora.com Sdr Fabianus Latuan pada Selasa, 26 April 2022 pukul 14.00 wita di depan pintu gerbang PT Flobamor di Jln Teratai No. 5 Kelurahan Naikolan Kecamatan Maulafa Kota Kupang ;
Mendesak Aparat Penegak Hukum semua jajaran untuk mengusut tuntas para pelaku penganiayaan dan percobaan pembunuhan tersebut bersama aktor intelektualnya untuk diproses sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku dan dihukum setimpal dengan perbuatannya ;
Mendesak Aparat Penegak Hukum semua tingkatan berkompeten baik Kepolisian, Kejaksaan, BPK maupun KPK untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dividen PT Flobamor sebesar Rp1,6 Miliar Tahun Anggaran 2019 dan 2020 ;
Menyerukan kepada masyarakat NTT untuk mendukung proses hukum para pelaku penganiayaan dan percobaan pembunuhan wartawan Suaraflobamora.com Fabianus Latuan dan pengusutan dugaan korupsi dividen PT Flobamor senilai Rp1,6 Miliar Tahun Anggaran 2019 dan 2020 ;
Menyerukan solidaritas seluruh kekuatan masyarakat sipil di NTT untuk mengawal proses hukum wartawan Suaraflobamora.com Fabianus Latuan dan pengusutan dugaan korupsi dividen PT Flobamor senilai Rp1,6 Miliar Tahun Anggaran 2019 dan 2020 ;
Mengajak seluruh kekuatan organisasi pers, perusahaan pers dan wartawan di seluruh wilayah NTT merapatkan barisan, menguatkan tali solidaritas dan soliditas untuk menegakkan demokrasi, hukum dan hak azasi manusia (HAM) dalam karya-karya jurnalistik dan kemanusiaan wartawan di Propinsi Nusa Tenggara Timur
Ketua Panitia Pelaksana Ujian Nasional, Fransiska Ervina Yulianti (Kiri) ,Kepala sekolah SMP Negeri 1 Kota Tambolaka,Maria Regina Mallingara (Kanan)
Tambolaka-Teriakanrakyat online.news, Kepala sekolah SMP negeri 1 Kota Tambolaka,Maria Regina Mallingara Mengatakan bahwa.Berdasarkan Amanat Undang-undang, Ujian Akhir tahun Ajaran 2021/2022 di mulai. ungkap Kepala sekolah SMP negeri 1. Kata Dia, Ujian Akhir tahun Ajaran tersebut diselenggarakan secara serentak baik itu SMP Negri maupun SMP Swasta dilaksanakan secara bersama Se-kabupaten Sumba Barat Daya khusus nya dan skala Nasional umumnya Mama Beril yg biasa disapa , Ujian kali ini,masih tetap waspada dan perlu berhati-hati, karena Covid 19, dengan menyusulnya virus omicron yang baru,tetap melaksanakan Prokes diperketat,memakai masker,mencuci tangan,dan menjaga jarak
Hal ini disampaikan kepada Media, saat ditemui diruang kerja kepala sekolah, Selasa(26/4/2022)
Lanjutnya, Sementara memperketat pengawasan serta selalu mengingatkan kedua ibu guru yang mengawas,datang mengambil soal – soal ujian, untuk di bagikan diruangan ujian,karena lagi beberapa menit, selesai jam pertama
Lanjut Maria, ujian kali ini,sesuai perintah undang undang kependidikan,serta kebijakan Menteri kependidikan Republik Indonesia, dengan koordinasi yg ketat, dipercayakan kepada Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Sumba barat daya, untuk menyiapkan soal ujian akhir sekolah,sehingga berkeadilan dalam pelayanan yg merata baik sekolah’ Negri maupun swasta diperlukan sama. Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Sumba barat daya,pengawasan dipercayakan kepada masing-masing sekolah yang bersangkutan,untuk mengawasi pelaksanaan kegiatan ujian akhir,dengan membatasi jumlah peserta ujian,dengan 20 orang dan 2 pengawas, masing-masing ruangan, Serta Guru yang mengajar berdasarkan keahlian,tidak diperkanan untuk mengawas
Sementara itu, Ketua Pantia pelaksanaan ujian akhir, ibu Fransiska Ervina yulianti, dapat menyampaikan data peserta ujian,265.,laki laki 127 peserta,dan perempuan 138 peserta. 14 ruangan ujian,dengan 42 orang guru, sebagai Pengawas ruang
Lanjut Dia,sejak kemarin ujian dimulai Senin,25 sampai hari Kamis,28 April 2022,baru selesai ujian,selama dua hari,berjalan aman dan terkendali.selain itu pengawasan dari Dinas pendidikan dan kebudayaan selalu keliling dari ruangan ke ruangan,setelah itu Ipmereka lanjut ke sekolah lain
Sesuai ambil data di ketua panitia, Kepala sekolah SMP negeri 1 Kota Tambolaka, Maria Regina Mallingara,kali ini kita memaksimalkan pengawasan dalam ujian,supaya dapat meningkatkan Mutu,ikut mencerdaskan kehidupan bangsa,untuk memanusiakan manusia seluruhnya,demi bangsa dan negara,pada umumnya dan demi bumi marapu loda waimaringi pada waimalala. Pungkasnya,(Moses /Wily, red/tr)
Kepala sekolah SMP, Negeri 3 Kota Tambolaka, Asterius Dama Bulu, S.Pd
Tambolaka – Kepala sekolah SMP Negeri 3 Kota Tambolaka kabupaten Sumba barat daya, Asterius Dama Bulu, SPd, Dirinya mengatakan bahwa, Antara kualitas dan kuantitas harus berjalan seirama,dan seimbang,.ujar kepala sekolah. Dirinya juga, mengungkapkan demikian hal tersebut, dalam Mencerdaskan kehidupan bangsa, tetap memperhatikan keseimbangan Antara kualitas dan kuantitas untuk meningkatkan manusia yang bermutu dengan memiliki keterampilan,baik mental,sikap,tata Krama dan Budi pekerti,cakap Serta cerdas intelektual,cerdas spiritual dan cerdas emosiona,mampu mengolah pikiran,mengolah otak, mengolah hati,mengolah logika serta mampu menciptakan lapangan kerja, semangat hidup mandiri, dan menguasai informasi dan teknologi
Demikian disampaikan kepada media ketika di ruang kerja Kepala Sekolah SMP negeri 3 kota Tambolaka kabupaten Sumba barat daya,Rabu (27/4/22)
Sementara itu, tetap menjaga kuantitas/jumlah demi melahirkan kadernisasi tongkat estafet, bangsa Indonesia seluruhnya dengan memacu kompetensi guru sebagai pendidik memiliki kompetensi dasar kepribadian/personal,kompetensi sosial, kompetensi profesional/pedagogik, kompetensi supervisi managerial, dalam mengamati, memberikan penilaian terhadap Tenaga Kependidikan yang terpusat pada kinerja guru. Dari kedua elemen tersebut antara kwalitas dan swantitas,tetap terjaga utuh untuk melahirkan manusia yang cerdas otaknya, dan tercermin pada sikap,prilaku dan tindakan anak didik tersebut
Dirinya juga mengungkapkan, Berdasarkan program kerja MKKS yaitu Musyawarah Kerja Kepala sekolah, pada tingkat SMP baik’ Swasta maupun Negri dibawah asuhan Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Sumba barat daya, dengan mengaju petunjuk teknis penyusunan Soal PAT SP yakni Penilaian Akhir Tahun Satuan pendidikan dengan penyebaran Materi Esensial 20 % materi kelas VII,30%Kelas Vlll,50% Kelas IX, dengan tingkat Kesukaran 20%, sedang 50%, dan 30 % mudah.Bentuk soal Pilihan ganda, karena hanya 7 mata pelajaran yang di uji.Dengan harapan=imput dan proses, menghasilkan autput bermutu, Sesuai kuri kulum merdeka
Sementara itu,lbu ketua panitia pelaksana ujian, Milka Bulu, SPd,dapat menguraikan bahwa peserta ujian,ada 188,laki laki,88 Orang dan perempuan 100 Orang peserta.Dengan kesiapan ruangan ada 10 ruang, masing-masing 20 org peserta,dan ruang ke 10,hanya 8 orang peserta. Ujar ketua panitia
Moses Bokol Insan pers, (Kiri), Ketua Panitia, Milka Bulu,S.Pd ( Tengah), Kepala sekolah SMP Negeri 3 Kota Tambolaka, Asterius Dama Bulu, S.Pd
Lanjut kepala sekolah SMP negeri 3 kota Tambolaka kabupaten Sumba barat daya,Asterius Dama Bulu SPd, ujian dimulai hari Senin,25 s/d Kamis 28 April 22.setelah itu langsung liburan bersama mulai tgl 29 sampai tgl 9 Mei baru masuk kembali sekolah, pungkasnya, (Moses/Wili/red.tr)
Yos Y. Bani ,SPd, M.Pd,Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kota Tambolaka
Tambolaka -Kadul- Teriakanrakyat on line. news, Kepala sekolah SMK Negeri 1 Kota Tambolaka, Yos Y. Bani, SPd.Mpd Mengatakan bahwa, Sekecil apapun karya orang lain,tetap kita Hargai , sebagai abdi negara, perlu kita teruskan untuk memanusiakan manusia yang cerdas, Kepala sekolah Menengah kejuruan SMKN 1, Kecamatan kota Tambolaka,Yos Y.Bani, SPd .Mpd
Hal ini disampaikan kepada Media ini, Saat ditemui diruang kerjanya, Kepala Sekolah , Rabu (27/4/22)
Lanjut Dia, mengungkapkan hal itu,setelah dirinya ditempat kan pertama di SMK Negri Kuru teppe, kecamatan loli Kabupaten Sumba Barat, Ketika terjadi pemekaran kabupaten,kembali dibumiloda waimaringi pada waimalala kabupaten Sumba barat daya, beberapa tahun kemudian, langsung di Lantik Menjadi Kepala sekolah SMK Negeri 1 Kodi ,Kecamatan Kodi, ibarat membabat hutan belantara untuk melakukan aktivitas kegiatan belajar mengajar dengan penuh sukacita,memulai dengan serba keterbatasan, penerangan,sarana dan prasarana yang terbatas.Semuanya selalu berprinsip,bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya, mengikuti rencana Tuhan,penuh gembira seperti air mengalir sampai ke tepian,waktu terus bergulir tidak tersangka, memakan waktu 13 tahun 8 bulan, mengabdi Sebagai kepala sekolah SMKN 1 Kodi,watu woya Kadaghutana,tempat saya di lahirkan, digendong,di asuh,diasih menjadi cerah dan terang benderang.ungkap Yos
Lanjut Bani, Ketika bertolak ketempat yang yang lebih dalam lagi menjalankan tugas sebagai abdi negara, tidak boleh menyombong kan diri dan memukul dada,wajah SMKN 1 Kodi Watu Woya kadaghu tana memancarkan cahaya keindahan alam, karena campur tangan Tuhan, bukan kehebatan sebagai kepala sekolah Saat itu,menyadari Sebagai Manusia tidak luput dari kekurangan sebagai insani yg lemah
Dirinya Mengatakan, Sekarang sudah di tempat baru, lingkungan baru’,suasana baru,staf baru dan siswa-siswi yg baru, karena baru beberapa bulan ditempatkan di SMKN 1 Kota Tambolaka sebagai Kepala Sekolah. Perlu kita mendalami bersama bahwa ditempat yang baru,pasti suasana berbeda, membutuhkan waktu yang panjang untuk beradaptasi dengan Setuasi yang baru pula
Sebagai Top lidhership (pemimpin) di tempat yang baru,ada hal yang perlu diperhatikan,yaitu=1.Menyatukan persepsi dengan tim kerja di sekolah.,2.sekecil apapun yang dimulai,hal-hal yang positif perlu dihargai nya., 3.disiplin guru dan siswa ditegakkan., 4.tunjukkan kebersihan sekolah,sesuai program sekolah’ bersih,sekolah hijau dan sekolah sehat.,5.Membangun kepercayaan pada pemerintah, Masyarakat dan lingkungan sekitar, komite , bersama elemen pendidik, Kepala sekolah, dan staf kantor,merupakan sebuah komitmen bersama untuk meningkatkan kerjasama,dan Mutu pendidikan di lembaga ini
Perlu diketahui bahwa jumlah siswa 651 orang siswa,guru Pns 17 orang,guru kontrak 12 orang,honor dana bos,8 orang,komite 7 orang,staf administrasi, Clining servis,penjaga malam dan tata usaha 5 orang,jadi berjumlah 41 org Tenaga pendidik
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK. N) 1 Kota Tambolaka ini, memiliki 6 bagian Kompetensi Dasar Keahlian,yaitu, 1. ATPH,=Agro Bisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura, diusulkan jurusan tersebut,di unggulkan,hasil kajian pemerintah pusat..BNSP=Badan Nasional Sertifikasi uji Kompetensi., 2.ABTR=Agrobisnis Ternak Ruminansi., 3.ATU=Agro Bisnis Ternak Unggas., 4.TKJ=Teknik komputer dan jaringan, 5.MM=Multi Medya , 6. ASKEP=Asisten Keperawatan. Yang mengikuti penilaian Akhir tahun Ajaran, sebagai peserta ujian,178 Org,selama 7 hari, dengan diberi kewenangan masing-masing sekolah, untuk pengawasan tetap menjaga Prokes diperketat memakai masker mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan menjaga jarak.pungkasnya (Moses/Wili,tim red/tr)
Tambolaka-Kadul,Teriakan Rakyat online.news, Kepala Inspektorat Kabupaten Sumba Barat Daya,Theo Natara ST, Mengatakan bahwa,tetap ditindaklanjuti bagi para Mantan kepala kepala desa yang belum tuntas mempertanggungjawabkan keuangan negara. Ungkap Kepala inspektorat
Hal ini disampaikan kepada Media ini,saat Menemuinya di ruangan kerja,kadul pusat pemerintahan kabupaten Sumba Barat Daya,Rabu (20/4/22)
Lanjut Theo Natara ST, mengatakan, pada perhelatan politik pemilihan Kepala desa serentak saat itu,ada sejumlah incamben yang tidak mendapat rekomendasi dari kepala inspektorat kabupaten Sumba barat daya,akibat ada temuan,dan ini merupakan pembelajaran ke depan,bagi para kepala desa Se-kabupaten Sumba Barat Daya, bagi Kepala Desa yang sementara menjabat,selalu waspada dan hati-hati serta mengikuti mekanisme dan prosedur akan kewajiban membayar pajak dan lain- lain, mengerjakan sesuai nomenklator sesuai peruntukan,tepat sasaran dan efektif pemakaian keuangan negara,untuk kesejahteraan masyarakat pada umumnya
Ungkap lanjut Theo Natara, ST, Berdasarkan hasil koordinasi dengan Bapak Bupati Sumba Barat Daya,bahwa tetap ditindaklanjuti temuan- temuan saat itu,sehingga dalam waktu dekat akan menyurati para mantan kepala desa yg masih tertunggak pajak, dan Pertanggungjawabkan keuangan negara. Bagi yang tidak mengindahkan panggilan dan melarikan diri dari tanggungjawab, akan diserahkan kepada pihak yang berwajib untuk diproses secara hukum sesuai regulasi dan perundang-undangan yang berlaku. Pungkasnya (Moses/Wily/TR/red)
Barisan Himpunan Wanita karya (HWK) Kabupaten Sumba Barat Daya,memperingati Hari ulang tahun Raden Ajen Kartini . Kalembu ngagha Bangga Barisan Himpunan Wanita karya (HWk),Kabupaten Sumba Barat Daya, memperingati Hari ulang tahun R.A.Kartini,dan berbagi kasih Kepada Beberapa warga yang cacat Fisik di beberapa tempat
Mengambil tempat di kompleks Rumah Budaya,Kalembu Ngagha Bangga,pada hari Kamis,(21 /4/22)
Barisan Himpunan Wanita karya, berkumpul, di kompleks Rumah Budaya, dengan berpakaian kain kebaya,mengenang kembali masa masa perjuangan R.A.Kartini saat itu, dengan semboyan Habis Gelap terbitlah terang
Dalam sambutan Ketua Himpunan Wanita karya (HWK), Kabupaten Sumba barat daya, ny.bibiana Bili,dapat menguraikan bahwa hati ini,kita berkumpul di tempat ini,untuk mengenang ulang tahun ibu Kartini yang ke- 125 tahun,Beliau lahir di Jepara,21 April 1879,dari keluarga Bangsawan struktur patriarkis mengurungnya di istana.,pada hal ibu Kartini ingin membebaskan dirinya,sekaligus Kaum nya,dari struktur yang menekan dan membatasi ruang gerak.ungkap Bibiana Bili
Lanjut Mama Eka, Mengatakan bahwa dewasa ini, kaum perempuan relatif tidak terkungkung dalam struktur patriarkis karena akses kepada pendidikan dan kariernya tidak lagi dibatasinya menurut jenis kelamin
Harapan Bibiana Bili,yang kita perjuangkan sekarang adalah membangun semangat,baik dalam menggerakkan ekonomi Rumah Tangga keluarga, semangat dalam dunia pendidikan,memperkokoh iman, Sesuai keyakinan kita masing-masing, semangat hidup toleransi,dan hari ini sebagai wujud kepedulian terhadap kaum kita,akan mengunjungi beberapa titik dan tempat, di tiga kecamatan,yaitu kecamatan kota desa Weepangali ibu Veronika bulu ibu janda,anaknya yang cacat fisiknya Juventus Natara,. Oktavianus Ama kii,cacat fisik sudah umur 35 tahun,kampung rada bannu , Kecamatan Laura ibu Novita andorsi laba,ibu janda kampung Bumma lere ,desa Payola Umbu , nenek tua berumur 85 tahun mama Yana, Nono Fina tamo Inna,cacat fisik hanya terbaring saja,umur 15 tahun dan kecamatan Wewewa barat, seorg gadis berkaki gajah, sudah lama menderita, perkembangan kakinya semakin memprihatinkan barat,mengunjungi ibu ibu janda,anak anak cacat fisik,dengan membagi cinta kasih,dari keterbatasan kita,utk saling merawat kebersamaan dan saling meneguhkan kembali tali persaudaraan sejati.ujarnya
Sementara itu, Ketua AMPG, Falentinus Ghunu,yang saat itu hadir,dapat menyampaikan bahwa semangat ibu R.A.kartini,kita harus meniru semangat perjuangan nya,dengan ibarat sapu lidi yang saling terikat dan saling mendukung dalam mengemban talenta yang Tuhan bagikan disetiap kita masing-masing, dan kita sepakat untuk menyingkirkan rasa iri hati,dengki dan cemburu
Lanjut Bapa Frilin,Kami Kaum laki laki mengucapkan selamat berhari Kartini’, Semoga, perjuangan R.A.Kartini, di terus kan dan selalu mengisi kesempatan yang berlian di setiap aktivis kerja dan karya kita
Setelah itu di akhiri dengan doa, untuk lanjutkan perjalanan menuju ke titik,utk membagi bantuan sekedar dari keterbatasan saling berbagi cintakasih.(Moses Bokol/Red/TR/)
Pdt. Matius Duka Moro, S.Th,bersama Jemaat Gereja Kristen Sumba -Kadaghu Tana Kecamatan Kodi Utara
Tambolaka-Kodi Utara – Gereja Kristen Sumba (GKS) Kadaghu Tana Merayakan Paskah bersama seluruh Jemaat Cabang dan Pos, Perayaan Paskah bersama tersebut di selenggarakan di GKS Cabang Kalera, Cabang dan pos yang bersama Merayakan Hari Raya Paskah, Pusat Kadaghu Tana, Cabang Ghombol, Cabang Walu Ate, Pos Moro Maduyo, Cabang Kalera, Cabang Kalena Rongo, Pos Waikuri, Pos Waika Lokilibu,Cabang Kadimbil
Kegiatan Paskah bersama tersebut di selenggarakan di GKS Kadaghu Tana Cabang Kalera, Jumat (15/4/2022)
Thema Paskah tersebut adalah, “ Tidak akan dapat Memisahkan Kita dari Kasih Allah”Roma 8: 39
Sherly Leo, S.Th,Vicaris GKS Kadaghu Tana, Sebagai Pemimpin Ibadah Perayaan Paskah bersama tepat pada Jumat Agung, yang di peringati sebagai hari WafatNya Yesus Kristus, yang diwujudkan dalam bentuk drama Paskah yang di lakoni Oleh Pemuda-pemudi Se- GKS Kadaghu Tana dari semua Cabang dan pos Pelayanan
Sementara itu,Pdt. Matius Duka Moro, S.Th,Menyampaikan beberapa pesan Paskah kepada Seluruh Jemaat Se-GKS Kadaghu yang hadir pada Kegiatan Perayaan Paskah bersama
Memasuki, Kamis putih, Jumat Agung, Sabtu Sunyi, Minggu Paskah, Sebagai Jemaat, Sebagai Majelis, Sebagai, Pemerintah, Sebagai Pdt. Sesungguhnyalah Kita telah Merasakan Karya Penyelamatan Allah, oleh Karena itu marilah Kita masuk dalam Hari Sabtu Sunyi ,dimana Kita harus mematikan Ego Kita, kesombongan Kita, emosi Kita, iri hati, Menang sendiri, agar sebagai Jemaat marilah Kita sebagai Pendoa didalam Rumah tangga Kita, bahkan harus menjadi” Menara Doa”,Ungkap Pdt. Matius Duka Moro, S.Th,Sebagai Gembala di GKS Kadaghu Tana
Hari Minggu adalah Hari Kebangkitan Yesus Kristus, hari kemenangan Kita semua sebagai Umat Allah, kita Bangkit dari segala belenggu Dosa, kita dibebaskan dari segala Dosa Kita, Kita harus menjadikan diri Kita sebagai Pendoa, bukan menjadi Pemfitnah,bukan menjadi Pembohong ,belum ada kata terlambat tetapi marilah Kita berada di dalam Kristus dan Kristus didalam Kita
Kabag Ops Marselinus Hale, Serahkan tanda Turut Berduka Cita, berupa Selembar Kain dan Amplok
Tambolaka-Kodi Utara – Jenasah Almarhum Dominggus Longo Woli tiba di Kediamannya Kampung Katungu Tana Desa Waiholo Kecamatan Kodi Utara . Dan Yang turut hadir mengantar Jenasah Almarhum Polres Sumba Barat Daya, Lewat beberapa pejabat Polres,Kabag OPS Marselinus Hale,dan beberapa pejabat dan Anggota polri, Kapolsek Kodi Utara Ipda Victor Hendra Nana, SH, dan Pemerintahan Kecamatan Kodi Utara dalam hal ini Camat Kodi Utara Heribertus Dara Hakalolu, bersama Jajarannya,Pemerintah Desa, Kades Soleman Mone ,dan seluruh Keluarga besar Korban Memadati Kampung Katunggu Tana menunggu Kedatangan Jenasah Almarhum Dominggus Longo Woli , serta tangis haru keluarga meliputi Kampung Mengiringi Kepergian Almarhum
Pantauan Media ,Jenasah tiba di Kediamannya, Selasa, (12/4/2022) Pukul .15.58 Wita
Saat Jenasah Dominggus Longo Woli tiba dikediamannya, setelah keamanan menyerahkan kepada keluarga Korban, keluarga Membuka Peti Jenasah dan melihat Langsung Jenasah Almarhum Dominggus Longo Woli, di duga ada Luka jahitan dibagian bawah tulang rebis hampir di bagian kanan perut dan dibagian leher diduga Bangkak
Menurut Keterangan Keluarga Korban, Debora Ponggo saat media Wawancara keluarga Korban,Tentang Kronologis Kejadian tersebut pada tanggal (11/4/22) Pukul 1.43,di duga ada bunyi tembakan serta dia ditangkap dan di muat diatas dalmas ,entah Dia dibawah kemana kami tidak tau, hinga pada hari senin jam 9.00 pagi kami di kagetkan dengan informasi bahwa Dominggus Longo Woli telah meninggal, padahal sudah ditangan Kepolisian, ungkap Debora Ponggo
Harapan Keluarga Korban,sesungguhnya mereka tidak menerima kejadian seperti ini, Karena setahunya kami sudah di tangan keamanan, ungkap Debora Ponggo Dan kami akan tuntut secara hukum untuk diproses sesuai dengan aturan yang berlaku, ungkap Debora
Sementara itu ,Keluaraga Polres SBD dan polsek Kodi Utara turut hadir untuk Melayat ,dan keluarga pemerintah Kecamatan Kodi Utara lewat Camat juga Melayat, yang di tandai mereka menyerahkan selembar kain dan sebuah amplop kepada keluarga Korban .
Arahan singkat dari Kapolres melalui Kabag Ops Marselinus Hale
Mengatakan, kami kesini Karena memilki keprihatinan kemanusian, terhadap hal-hal yang terjadi, kami menghargai hingga saat ini kami datang ,dan terkait Hal ini Jika dari keluarga ada ketidak puasan, ada Pak Dewan pak Camat, dan Kades serta seluruh Kita disini, Jika kurang puas, setelah Penguburan Saudara Kita, bisa datang ke Polres untuk Kita seperti apa, biar bisa jelas ,Ungkap Kabag Ops Marselinus Hale, tambah nya terkait hasil Visum Dokter nanti bersama keluarga,ada pak Dewan, datang dipolres biar Kita nanti Sama-sama kedokter untuk Kita menyaksikan seperti apa hasilnya, ungkap Kabag Ops polres SBD Marselinus Hale
Sementara itu Camat Kodi Utara Heribertus Dara Hakalolu, Menghimbau Kepada keluarga dan warga ,agar aman-aman, setelah Penguburan Jenasah Almarhum ,baru bisa keluarga proses selanjutnya, Ungkap Camat
Hal yang sama di tegaskan oleh Anggota DPRD SBD Kristofel Kurra, Mengatakan bahwa pasti Kita keluarga tidak bisa tinggalkan seperti ini, tentu setelah Pemakaman Jenasah Almarhum Dominggus Longo Woli, kita maju proses sesuai aturan yang berlaku, Ungkap Kris Kurra
Saat berita ini terbit Media Belum konfirmasi di polres SBD
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.