PUISI : PIL PAHIT YANG DITERIMA

Bumi,Sumba ,angkat bicara lewat puisi:

Judulnya:. Pil pahit yg di terima.

Semuanya…….angkat bicara………. Ego …….
Takut di Saingi, keguguran saat berproses……… Membabat hutan lebih.... baik dari pada, mematikan langkah lapisan

Kader anak negeri………..
Ada sederetan,rasa sakit dan hati terluka…..
Sejumlah pil pahit yg ditelan
Barisan kaum melinial,ada rasa kecewa,putus asa,enggan berkata…..

Hanya pecahan beling terasa sakit…..menerawang ke ujung ujung ubun-ubun.

PDLT,jadaqi andalan…..
Partisipasi,Dedikasi,loyalitas dan tak tercela……

Semuanya,hanya slogan biasa.tak ternilai,ketika ditanya ,slalu mengelah dan cuci tangan,seperti Pilatus.
Kelihatan peramah,tapi hati berbulu domba,keliatan cerdas,tetapi dungu,inikah
Barisan kaum parisi.
Senyum mu,membuat semuanya terluka,7 tuju turunan,masih terukir di relung hati yang paling dalam.

Tunggu giliran mu,menabur angin akan menuai Badai.

Karya :Anak Bangsa.MGB.
Tgl 9/5/2023.